Ramadan 2026

Tips Tetap Aktif Beraktivitas Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

Dengan strategi yang tepat, tubuh tetap bisa terasa bugar dan bertenaga meski tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama belasan jam

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
PEXELS/Christina Morillo
ILUSTRASI - Bekerja 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjalankan ibadah puasa bukan berarti Anda harus bermalas-malasan dan kehilangan produktivitas. 

Dengan strategi yang tepat, tubuh tetap bisa terasa bugar dan bertenaga meski tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama belasan jam.

Tips Tetap Aktif Beraktivitas Selama Bulan Ramadan

Jangan Pernah Lewatkan Sahur

Sahur adalah 'bahan bakar' utama untuk menjalani hari. 

Melewatkan sahur sama saja dengan membiarkan tubuh beroperasi tanpa energi, yang memicu lemas dan kantuk berlebih.

  • ​Pilih Karbohidrat Kompleks: Nasi merah, gandum, atau oat dicerna lebih lambat sehingga memberi energi lebih lama.
  • Protein Tinggi: Telur, daging, atau kacang-kacangan membantu menjaga rasa kenyang.
  • Serat dari Buah dan Sayur: Membantu sistem pencernaan tetap lancar.

Atur Strategi Hidrasi

​Dehidrasi adalah musuh utama aktivitas saat berpuasa. 

Karena tidak bisa minum di siang hari, maksimalkan waktu di malam hari dengan rumus 2-4-2:

  • ​2 Gelas saat berbuka (untuk mengembalikan cairan yang hilang).
  • ​4 Gelas di malam hari (dicicil hingga menjelang tidur).
  • ​2 Gelas saat sahur (bekal untuk aktivitas harian).

​Kurangi asupan kafein seperti kopi atau teh saat sahur karena bersifat diuretik yang membuatmu lebih cepat buang air kecil dan memicu dehidrasi.

Kelola Waktu Tidur dengan Bijak

Perubahan jam bangun saat sahur seringkali mengganggu siklus tidur. 

Untuk menyiasatinya, cobalah tidur lebih awal dan usahakan mendapat tidur berkualitas.

​Sempatkan tidur singkat atau power nap (15–20 menit) saat jam istirahat siang. 

Ini sangat efektif untuk me-refresh otak tanpa membuat tubuh terasa berat.

Baca juga: Rekomendasi Menu Sahur untuk Anak-anak Agar Tak Mudah Lapar dan Lemas saat Berpuasa

Sesuaikan Intensitas Olahraga

Siapa bilang tidak boleh olahraga? Tetap aktif bergerak justru menjaga sirkulasi darah tetap lancar. 

Kuncinya adalah durasi dan waktu.

​Waktu terbaik berolahraga adalah 30 menit sebelum berbuka (ngabuburit) atau setelah salat Tarawih.

​Pilih jenis olahraga dengan intensitas rendah seperti jalan santai, yoga, atau peregangan ringan.

​Skala Prioritas Pekerjaan

Gunakan tingkat energi tertinggimu untuk tugas yang paling berat. 

Biasanya, fokus manusia berada di titik maksimal pada pagi hari setelah sahur.

  • ​Pagi Hari: Selesaikan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi atau fisik yang berat.
  • ​Siang Menuju Sore: Kerjakan tugas-tugas administratif yang lebih ringan atau lakukan koordinasi tim. (*)
Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved