Tim Riset Berbagai Kampus Gelar Pertemuan di UAD, Evaluasi Program Mahasiswa Berdampak 2025

Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama UAD.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/dok. Istimewa
Para tim riset berbagai kampus melakukan evaluasi program Mahasiswa Berdampak 2025 serta memaparkan program penelitian baru 2026, di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026) 

Menurutnya, semangat Program Mahasiswa Berdampak sejalan dengan visi perguruan tinggi yang ingin memastikan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat tidak berhenti di lingkungan kampus.

“Harapannya, penelitian dan pengabdian yang dilakukan tidak hanya bermanfaat bagi kampus atau penelitinya saja, tetapi benar-benar memberikan maslahat dan dampak yang dirasakan masyarakat. Program seperti ini menunjukkan bagaimana inovasi dan pengabdian dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” papar Sunardi.

Sementara Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek, I Ketut Adnyana.

Dia menjelaskan seminar tersebut menjadi bagian penting dari proses evaluasi karena Program Mahasiswa Berdampak baru pertama kali dilaksanakan pada 2025.

Menurut Ketut, terdapat tiga indikator utama yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program, yakni dampak akademik, dampak sosial, dan dampak ekonomi.

Dia menegaskan keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman belajar.

“Tetapi juga harus mampu menghasilkan perubahan positif, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi warga setempat,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved