Human Interest Story
Kisah Ryaas Amin, Mahasiswa UGM Biayai Kuliah Sendiri Sambil Jadi Driver Ojol
Mahasiswa Fakultas Psikologi UGM tersebut bekerja sebagai pengemudi ojek daring (ojol) dan pengantar makanan.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Sejak tahun 2023, ia tidak meminta uang kuliah dari orangtuanya.
Menurutnya, ada banyak pengalaman dan pelajaran hidup yang ia pelajari dari bekerja sambil kuliah.
Ilmu resolusi konflik dari kuliahnya pun berguna saat bekerja.
Pasalnya, ada banyak konsumen yang ia temui.
Ada beberapa konsumen yang rewel, sehingga ia pun harus menangani konflik sendiri.
Selain manajemen konflik, ia juga belajar adaptasi dengan cepat.
Sebab, hampir setiap hari ia menemui orang baru.
Mau tidak mau, ia pun harus menyesuaikan diri.
Prioritaskan Skripsi
Saat ini, anak kedua dari tiga bersaudara itu tengah mengerjakan skripsi.
Agar tetap fokus, intensitasnya bekerja sedikit lebih kendor.
Jika sebelumnya ia menuntaskan 13 hingga 14 orderan setiap hari.
Kini ia mengerjakan 4 hingga 5 orderan. Itu pun tidak setiap hari dilakukan.
“Sekarang saya narik paling cuma 2 atau 3 hari, itu pun nggak ngoyo,sedapetnya aja. Soalnya kan memang prioritasnya skripsi dulu. Target bisa wisuda Mei 2026,” ujarnya.
“Untuk cita-cita sekarang pengen lulus dan bisa membanggakan orangtua. Setelah lulus pengen segera bisa bekerja, punya pekerjaan yang settle (tetap). Pengennya sih di industri kreatif,” imbuhnya. (*)
| Kisah Azizah, Bocah 6,5 Tahun di Kota Yogyakarta Cari Rongsok hingga Rawat Ayah Sakit |
|
|---|
| Kisah Mbah Kibar, Seniman Asli Bantul yang Berjuang Tebus Tanah Leluhur Lewat Goresan Kanvas |
|
|---|
| Kisah Santri Yaketunis Yogyakarta Menjemput Cahaya Alquran Lewat Titik-titik Braille |
|
|---|
| Cerita Santri Darul Ashom di Godean Sleman, Mengejar Cita-cita Jadi Pengajar Agama bagi Tunarungu |
|
|---|
| Kisah Aji Ramadan, Driver Ojol yang Lulus Cumlaude Sarjana Hukum UGM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ryaas-Amin-UGM.jpg)