4 Negara Ini Tawarkan Pendidikan Tinggi Gratis, Cocok Jadi Tujuan Studi

Sejumlah negara menyediakan program pendidikan tinggi gratis atau berbiaya sangat rendah,bagi mahasiswa internasional maupun warga negaranya

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
freepik
ILUSTRASI beberapa mahasiswa yang sedang berkuliah di negara-negara yang menggratiskan atau menetapkan biaya rendah (Freepik) 

TRIBUNJOGJA.COM-Dapat menempuh pendidikan gratis tentu menjadi dambaan banyak orang.

Berbagai cara ditempuh, mulai dari mencari beasiswa hingga melakukan kerja sampingan demi bisa berkuliah tanpa membebani kelaurga akan biaya.

Faktanya, sejumlah negara memang menyediakan program pendidikan tinggi gratis atau berbiaya sangat rendah, tidak hanya untuk warganya tetapi juga bagi mahasiswa internasional.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah daftar negara yang menawarkan pendidikan tinggi gratis atau murah yang bisa menjadi tujuan kuliah Anda.

Negara-Negara Menawarkan Pendidikan Tinggi Gratis atau Murah

1. Jerman

Jerman sudah lama dikenal sebagai salah satu negara yang ramah terhadap mahasiswa internasional.

Hampir sebagian besar universitas negeri di Jerman tidak membebankan biaya kuliah, baik untuk mahasiswa lokal maupun internasional.

Biaya yang perlu ditanggung biasanya hanya berupa biaya administrasi sekitar €150–250 atau sekitar Rp 2,5–4,3 juta per semester.

Namun, ada pengecualian di negara bagian Baden-Württemberg (seperti Stuttgart, Heidelberg, Karlsruhe, hingga Freiburg) yang sejak 2017 kembali memberlakukan biaya kuliah bagi mahasiswa non-UE/EEA, seperti dikutip dari laman Top Universities.com.

Meski demikian, kota besar lain seperti Berlin dan München masih menawarkan pendidikan gratis dengan biaya kontribusi semester.

Dilansir dari laman My German University, kontribusi semester ini mencakup biaya administrasi, layanan sosial, hingga tiket transportasi umum mahasiswa (Semesterticket) yang justru menguntungkan karena tarifnya sangat terjangkau.

Dengan ekonomi terkuat di Uni Eropa, tak jarang banyak lulusan internasional yang memilih menetap di Jerman, bekerja, dan membangun jembatan budaya dengan negara asal mereka.

2. Ceko

Ceko, yang dikenal sebagai negeri seribu kastil, juga menjadi tujuan favorit mahasiswa internasional.

Mahasiswa yang mampu berbahasa Ceko mendapatkan keuntungan untuk dapat belajar gratis di universitas negeri Ceko. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved