7 Fakta Unik tentang Hujan yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Tahukah Anda? Ada banyak fakta unik lainnya, mulai dari bau hujan punya nama, hingga fenomena hujan di planet lain.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Hujan tidak selalu berbentuk tetesan air biasa.
Ada hujan gerimis yang halus, hujan lebat yang mengguyur deras, hingga hujan es yang terdiri dari butiran es padat.
Hujan es terjadi ketika tetesan air membeku di awan sebelum jatuh ke bumi akibat suhu yang sangat dingin.
Sementara itu, di wilayah dengan suhu beku, hujan bisa turun sebagai salju atau bahkan gerimis beku.
Perbedaan bentuk ini bergantung pada suhu udara dan kondisi atmosfer di sekitar awan.
3. Tidak Semua Awan dapat Menghasilkan Hujan
Fakta menarik lainnya, ternyata tidak semua awan bisa menurunkan hujan.
Awan kumulonimbus yang besar dan tebal lah biasanya menghasilkan hujan deras dan badai petir.
Sementara awan cirrus yang tipis dan berada di ketinggian lebih sering hanya menghasilkan mendung tanpa hujan.
Ada pula awan stratus yang menyebabkan gerimis ringan.
Jadi, meskipun langit terlihat berawan, belum tentu akan turun hujan.
4. Hujan Juga Ada di Planet Lain
Fenomena hujan ternyata bukan hanya ada di Bumi.
Beberapa planet lain di tata surya juga mengalaminya, meskipun dalam bentuk yang berbeda.
Di Venus, misalnya, terjadi hujan asam sulfat yang sangat korosif.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.