Dijuluki “Africa van Java”, Wisata Alam Jawa Timur Ini Layak Dikunjungi
Dijuluki “Africa van Java”, Taman Nasional Baluran di Jawa Timur menyimpan savana luas, flora langka, dan satwa dilindungi yang hidup bebas.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tercatat ada sekitar 444 jenis tumbuhan dari 88 familia yang tumbuh di Baluran, termasuk tanaman langka seperti widoro bukol, kesambi, pilang, dan mimba.
Dari sisi fauna, Baluran menjadi habitat bagi ratusan spesies satwa, termasuk mamalia, burung, reptil, dan ikan. Sebanyak 26 jenis mamalia dan sekitar 155 jenis burung juga hidup di kawasan ini termasuk burung merak yang menjadi primadona.
Program pemantauan dan perlindungan habitat memastikan kelestarian spesies-spesies langka ini untuk generasi mendatang.
Harga Tiket Masuk Taman Nasional Baluran
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, harga tiket masuk Taman Nasional Baluran tergolong terjangkau.
Untuk wisatawan lokal, tiket masuk melalui Pintu Batangan dibanderol sekitar Rp51.000 pada hari kerja dan Rp76.000 saat akhir pekan atau hari libur. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif sekitar Rp255.000.
Alternatif pintu masuk lain seperti Watunumpuk dan Perengan menawarkan harga tiket lebih murah, yakni sekitar Rp11.000 pada hari kerja dan Rp16.000 saat hari libur untuk wisatawan domestik. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif sekitar Rp155.000.
Biaya parkir juga relatif ramah di kantong, mulai dari Rp5.000 untuk sepeda motor, Rp10.000 untuk mobil, dan Rp50.000 untuk bus.
Jam Operasional
Taman Nasional Baluran dibuka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Pengunjung disarankan untuk keluar dari kawasan sebelum gelap karena minimnya penerangan di jalur wisata.
Dengan keindahan savana, kekayaan satwa liar, hingga pesona pantai yang masih alami, Taman Nasional Baluran menjadi destinasi wisata alam yang lengkap.
Tak heran jika kawasan ini dijuluki sebagai “Africa van Java” dan terus menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin merasakan sensasi safari di Pulau Jawa.
(MG ADZKIA HAFIDZA ELFADZ)
| UGM Siap Atasi Tantangan Desa Wisata Kreatif Terong di Ajang Genera-Z Berbakti 2026 |
|
|---|
| Akademisi Fisip UAJY Luncurkan Panduan Wisata Tamansari Multisensori, Menuju Pariwisata Inklusif |
|
|---|
| Paket Wisata Pendukung Kampung Lele Asap Diluncurkan, Ajak Wisatawan Cicipi Kuliner Khas Kulon Progo |
|
|---|
| Demam Trail Run dan Trekking Dongkrak Kunjungan Wisata Alam Gunung Merapi, Sumbang PNBP Rp1,1 Miliar |
|
|---|
| Kunker Tamu DPRD Kota Yogyakarta Dialihkan ke Kampung Wisata, Pelaku UMKM Ketiban Berkah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Taman-Nasional-Baluran-Situbondo-Jawa-Timur-sumber-balurannationalparkid.jpg)