Presiden Prabowo Pimpin Retret Jilid 2 di Hambalang, Ini yang Dibahas

Kegiatan bertajuk retret Kabinet Merah Putih jilid kedua ini membahas sejumlah program dan penanganan bencana yang ada di Tanah Air.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok Setpres
Para menteri dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Hambalang, Jawa Barat, Minggu (14/12/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga negara ke kediaman pribadinya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor untuk membahas sejumlah hal penting di Tanah Air, Selasa (6/1/2026) siang.

Kegiatan bertajuk retret Kabinet Merah Putih jilid kedua ini membahas sejumlah program dan penanganan bencana yang ada di Tanah Air.

Retret jilid dua ini merupakan lanjutan dari retret jilid 1 yang sebelumnya digelar di Magelang.

Melalui retret ini, diharapkan kolaborasi dan koordinasi antar-kementerian Kabinet Merah Putih semakin kuat.

Dikutip dari Tribunnews.com, Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut beberapa persoalan yang akan dibahas dalam retret ini adalah perkembangan program yang dijalankan oleh pemerintah.

Mulai dari swasembada pangan, makan bergizi gratis (MBG), hingga Sekolah Rakyat.

Selain itu juga membahas persoalan penanganan bencana alam di Tanah Air.

"Beberapa program lain (dibahas), seperti MBG yang hari ini sudah mencapai 55 juta penerima manfaat dari target dari 82,9 juta penerima manfaat," ucapnya di hadapan awak media ketika berada di kediaman Prabowo, Selasa dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Konsumsi Listrik di DIY Selama Nataru Meningkat 16 Persen

Prasetyo menyebut Selasa hari ini merupakan satu tahun berjalannya program MBG.

Untuk itulah, program ini akan dievaluasi secara menyeluruh sehingga diharapkan program ini bisa berjalan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.

"Kita berharap di tahun 2026 target tersebut, dapat terpenuhi. tentunya dengan evaluasi. Hari ini, bertepatan dengan satu tahun program MBG yang dimulai 6 Januari 2025 lalu," imbuhnya. 

Selain itu, akan ada pemaparan terkait realisasi hilirisasi industri.

"Beberapa projek hilirisasi yang di bulan Januari akan dilakukan groundbreaking dari kurang lebih 18 projek yang sudah disepakati dalam beberapa kali rapat terbatas bersama bapak presiden dan kementerian terkait," ucap Prasetyo Hadi. 

Tak kalah penting, dalam retret jilid kedua ini, juga akan dibahas soal program Sekolah Rakyat di mana saat ini sudah berjalan di 166 lokasi.

Diharapkan di tahun 2026, akan ada penambahan di 104 titik. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved