Data Terkini Jumlah Korban Jiwa Bencana Banjir dan Longsor Sumatera

Jumlah korban tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumbar terus bertambah

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa/TRIBUN MEDAN
BANJIR SUMUT - Warga Sibolga, Sumatra Utara melintasi jalan yang masih dipenuhi lumpur pascabanjir besar pada Rabu (26/11/2025). Dihimpun dari laporan terbaru Polda Sumatera Utara, sebanyak 86 kejadian bencana alam melanda Sumut, sejak Selasa (25/11/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah korban tewas bencana alam di Sumatera tembus 940 per Minggu 7 Desember 2025 sore
  • Jumlah korban tewas paling banyak dari Aceh
  • BNPB 

 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Jumlah korban tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terus bertambah.


Hingga Minggu (7/12/2025) sore, jumlah korban tewas dalam bencana alam yang terjadi pada akhir November lalu itu sudah menembus angka 940 orang.


Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah mengingat masih banyak warga yang dinyatakan hilang.


Berdasarkan pendataan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban yang masih dinyatakan hilang sebanyak 265 orang.


Kemudian korban luka sebanyak 5 ribu orang.


Untuk kerusakan, jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan mencapai 147,3 ribu unit.


Adapun jumlah korban tewas paling banyak berasal dari Aceh, sebanyak 366 jiwa.


Kemudian disusul Sumatera Utara dan Sumatera Barat.


Di wilayah Aceh, jumlah korban tewas paling banyak berasal dari wilayah Aceh Tamiang dan Bener Meriah.


Sementara di wilayah Sumbar, korban tewas paling banyak berasal dari Kabupaten Agam.


Sementara itu berdasarkan laporan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dengan kementerian/lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025) malam, masih ada 6 kabupaten terisolir di tiga provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar).


Kondisi ini membuat ribuan desa/nagari sulit dijangkau, sehingga BNPB dan pemerintah menyalurkan bantuan melalui jalur udara sambil mempercepat pembukaan akses darat.


Untuk Provinsi Aceh, kata dia, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah masih terisolir akibat banjir bandang dan tanah longsor. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved