Daftar Anggota DPR yang Dinonaktifkan yang Diduga Picu Kemarahan Publik

Tiga partai politik resmi menonaktifkan para kadernya yang membuat pernyataan dan aksi kontroversial

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Lidia Pratama Febrian
RICUH : Demo DPR 25 Agustus Ricuh, Barikade Beton Rusak, Massa Lempar Batu dan Bambu Runcing 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Tiga partai politik resmi menonaktifkan para kadernya yang membuat pernyataan dan aksi kontroversial.

Pernyataan dan sikap mereka ini diduga memicu kemarahan publik, mulai dari berjoget di saat masyarakat susah, menyebut rakyat tolol, hingga membela tunjangan ratusan juta rupiah yang diterima anggota DPR.

Masyarakat pun akhirnya melakukan demo besar-besaran di berbagai daerah. Bahkan, demo ini telah memakan korban jiwa.

Selain itu, penjarahan rumah dan pembakaran fasilitas umum juga terjadi di mana-mana.

Ketiga parpol yang menonaktifkan kadenya tersebut yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar dan Partai Nasdem.

Partai PAN

Dua kader PAN resmi dinonaktifkan sementara dari DPR RI buntut dari aksi kontroversialnya, yakni Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya.

Keputusan PAN menonaktifkan dua kadernya itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi pada Minggu (31/8/2025) kemarin.

"Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025," kata Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, dalam keterangan resminya, Minggu (31/8/2025) dkutip dari Kompas.com.

Menurut Viva, langkah yang diambil oleh PAN ini dilakukan setelah mempertimbangkan dinamika politik yang ada di Tanah Air.

Viva meminta masyarakat tetap bersikap tenang menghadapi gejolak sosial politik selama beberapa hari terakhir.

Pihaknya juga meminta masyarakat percaya bahwa pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bisa menyelesaikan polemik.

"Mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan," ujar Viva.

Diketahui sebelumnya, Eko Patrio sempat menuai kontroversi karena mengunggah video parodi menanggapi kritikan terhadap anggota DPR yang berjoget saat Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025.

Melalui akun TikTok pribadinya @ekopatriosuper, Eko Patrio mengunggah sebuah video parodi yang menampilkan dirinya sedang berakting menjadi DJ yang menyetel musik dengan sound horeg.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved