MusikZone

Wonderdiv Tafsirkan Ulang ‘Bukan Jawaban Hati’ Lewat Versi Akustik

Tidak semua band atau grup musik baru memilih langsung memoles ulang karya perdananya. 

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
Personel Wonderdiv 
- Transpose +

 

Ringkasan Berita:
  • Grup musik Jogja, Wonderdiv merombak lagu yang belum lama dirilis justru menjadi cara untuk menguji kedalaman emosinya.
  • Dari Yogyakarta, mereka mencoba membuktikan bahwa satu lagu bisa hidup dalam wajah yang berbeda, tanpa kehilangan ruhnya.
  • Wonderdiv resmi terbentuk pada 18 Mei 2025 dengan formasi Diva Artzey pada vokal, Rama Putra pada gitar, Ari Goki pada bass, dan Dimas Budi Satya pada drum. 

 


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tidak semua band atau grup musik baru memilih langsung memoles ulang karya perdananya. 

Namun bagi Wonderdiv, merombak lagu yang belum lama dirilis justru menjadi cara untuk menguji kedalaman emosinya.

Dari Yogyakarta, mereka mencoba membuktikan bahwa satu lagu bisa hidup dalam wajah yang berbeda, tanpa kehilangan ruhnya.

Wonderdiv resmi terbentuk pada 18 Mei 2025 dengan formasi Diva Artzey pada vokal, Rama Putra pada gitar, Ari Goki pada bass, dan Dimas Budi Satya pada drum. 

Belum genap lima bulan sejak berdiri, mereka sudah memperkenalkan single perdana berjudul ‘Bukan Jawaban Hati’ pada 21 September 2025.

Lagu tersebut mengangkat kisah sepasang kekasih yang memulai hubungan dengan mimpi indah, tetapi perlahan berjalan ke arah yang berbeda hingga akhirnya berpisah. 

Tema yang sederhana dan universal membuat ‘Bukan Jawaban Hati’ terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.

Secara musikal, Wonderdiv mengusung semangat alternative rock era 90-an. 

Perpaduan pop-rock

Mereka memadukan vokal Diva yang cenderung pop dengan petikan gitar Rama yang berakar pada nuansa akustik rock, ditopang permainan bass Ari dan ketukan drum Dimas yang kasar namun tetap energik. 

Aransemen yang tidak rumit justru menjadi kekuatan utama, memberi ruang bagi lirik dan emosi untuk berbicara lebih jujur.

Menariknya, lagu ini tidak berhenti pada versi full band. Pada 19 Februari 2026, Wonderdiv merilis ‘Bukan Jawaban Hati’ dalam versi akustik.

“Alasan utama membuat versi akustik, mencoba mengaplikasikan satu karya dalam versi yang berbeda, dan versi akustik yang menurut kami masih umum bisa diterima. Pastinya ada permintaan dari beberapa teman untuk membuat dalam versi lain dan itu tantangan yang menarik menurut kami,” ungkap Dimas.

Dalam proses penggarapan ulang, perubahan terasa hampir di seluruh aspek. Sound, tempo, hingga pola ketukan drum disesuaikan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved