MusikZone

Tuan Rinding Rilis Single Terbaru 'Jogja Pung Senja'

Kata senja dipilih untuk merepresentasikan betapa setiap sudut Yogyakarta menyuguhkan sisi romantis yang susah untuk dilupakan. Kata senja juga dipil

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Tuan Rinding saat tampil di Music Zone 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Skena musik indie Yogyakarta kembali diramaikan dengan duo bernama Tuan Rinding asal Indonesia Timur.

Formasi duo ini memang tak sepenuhnya selalu tampil berdua saja, namun mereka juga didukung oleh sejumlah musisi asal Timur Indonesia yang mengisi bagian rap.

Diman a.k.a L-Twoone dan Nathaniel a.k.a Iel Beat a.k.a Rinding adalah embrio Tuan Rinding.

Nama duo ini pun diambil dari nama kedua personelnya.

Menyaksikan penampilan mereka saat tampil dalam Live Streaming Music Zone belum lama ini mengingatkan kembali pada nama nama besar musisi asal Timur Indonesia seperti Andre Hehanusa, Ruth Sahanaya, Glen Fredly hingga Edo Kondologit.

Musim Hujan Selanjutnya Jadi Single Perdana Trio Fragsa

Baru baru ini Tuan Rinding merilis single terbaru mereka berjudul Jogja Pung Senja.

Diman menuturkan, lagu terbaru ini merupakan sebuah apresiasi dari Tuan Rinding kepada Yogyakarta yang sudah mereka anggap sebagai kampung halaman kedua bagi musisi perantaun seperti mereka.

"Lagu ini menjadi obat rindu ketika kami nanti balik ke kampung halaman kami di Indonesia Timur. Melalui lagu ini, kami ingin memberikan sesuatu untuk Yogya sehingga bisa terus kami kenang semua cerita yang ada di kota ini," terang Diman.

Di kesempatan yang sama, Natha menuturkan, proses penggarapan lagu ini memang terbilang cukup singkat.

Judul lagu Jogja Pung Senja dipilih karena bisa langsung mewakili semua kenangan yang pernah terjalin di Yogya.

Masa Pandemi Corona, Eks Pemain PSIM Yogyakarta Luncurkan Single Ojo Mudik

Kata senja dipilih untuk merepresentasikan betapa setiap sudut Yogyakarta menyuguhkan sisi romantis yang susah untuk dilupakan.

Kata senja juga dipilih untuk mewakili kerinduan yang mendalam ketika harus jauh dari kota gudeg ini.

"Yogya punya senja adalah sebuah gambaran umum bahwa kota ini benar benar membuat banyak orang kangen kembali lagi ke sini dengan segala alasannya. Yogya memang istimewa dari budaya, masyarakat dan tempatnya," kata Natha.

Di lagu Jogja Pung Senja ini Tuan Rinding mengajak kolaborasi dua musisi asal NTT yakni Ebby Kocar dan Crist Junito.

Mereka berdua diberi ruang untuk memperkuat bagian rap sehingga lagu Jogja Pung Senja benar benar memiliki karakter musik khas Indonesia timur yang memang lazim dengan irama rancak sesekali diselingi rap.

Simak selengkapnya kisah tentang single terbaru Tuan Rinding ini di Harian Tribun Jogja edisi cetak, Minggu (23/8/2020).

(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved