Review BEASTARS Final Season Part 2: Eksplorasi Identitas yang Mendalam
Bagian penutup ini dirilis di Netflix pada 7 Maret 2026, sekaligus menutup cerita yang diadaptasi dari manga karya Paru Itagaki.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Kolaborasi antara anime dan musik pop global ini juga memperluas jangkauan audiens, terutama di kalangan penggemar K-pop.
Warisan Beastars dalam Dunia Anime
Sejak debutnya pada 2019, Beastars telah menjadi salah satu anime yang paling unik dalam industri.
Serial ini berhasil menggabungkan drama psikologis, misteri, romansa, dan kritik sosial dalam satu cerita yang kompleks.
Selain itu, dunia hewan antropomorfik yang digunakan sebagai latar membuat cerita terasa segar dibandingkan anime sekolah pada umumnya.
Popularitasnya juga terbukti dari kesuksesan manga aslinya yang telah terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia.
Dengan berakhirnya Final Season Part 2, perjalanan panjang cerita ini akhirnya mencapai garis finis.
Perpisahan yang Emosional
Beastars Final Season Part 2 menjadi penutup yang emosional bagi serial yang telah menemani penggemar selama bertahun-tahun.
Meski tidak sempurna dan memiliki beberapa kekurangan dalam penyampaian cerita, musim terakhir ini tetap menghadirkan pengalaman yang kuat dan berkesan.
Anime ini berhasil mempertahankan identitasnya sebagai kisah eksplorasi identitas dan menemukan tempat di dunia yang penuh kejutan.
Bagi penggemar lama, final season ini menjadi momen perpisahan dengan karakter yang telah berkembang sejak awal cerita.
Sementara bagi penonton baru, Beastars tetap menjadi salah satu anime yang layak ditonton karena keberaniannya menghadirkan cerita yang berbeda dari kebanyakan seri lainnya.
Dengan berakhirnya kisah Legoshi, Louis, dan Haru, Beastars meninggalkan warisan sebagai anime yang berani, reflektif, dan penuh makna dalam industri animasi Jepang.
(MG Aufa Dyandra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/beastars-final-season-part-2.jpg)