Ramadan 2026
Sebaiknya Hindari UPF untuk Menu Sahur Anda, Ini 5 Alasannya
Walaupun praktis, terlalu sering mengonsumsi UPF saat sahur bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, apalagi saat tubuh harus berpuasa seharian.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Banyak orang memilih makanan yang praktis dan cepat saji saat sahur.
Nugget, sosis, mi instan, hingga makanan beku sering kali menjadi andalan karena mudah dan cepat dimasak.
Namun nyatanya, makanan tersebut termasuk dalam kategori UPF (Ultra-Processed Food).
UPF merupakan makanan olahan ultra yang telah melalui banyak proses industri.
Biasanya mengandung tambahan gula, garam, lemak, pengawet, pewarna, hingga perisa buatan.
Walaupun praktis, terlalu sering mengonsumsi UPF saat sahur bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, apalagi saat tubuh harus berpuasa seharian.
Baca juga: Resep Ayam Brokoli Lada Hitam, Ide Menu Sahur Praktis dan Bergizi
Berikut 5 alasan mengapa UPF sebaiknya dihindari saat sahur:
1. Membuat Cepat Lapar
UPF umumnya rendah serat dan protein, tetapi tinggi gula serta karbohidrat sederhana.
Akibatnya, gula darah cepat naik lalu turun drastis.
Hal ini membuat tubuh merasa lapar lebih cepat saat puasa, bahkan hanya beberapa jam setelah sahur.
2. Kandungan Garam Tinggi Picu Haus
Banyak makanan ultra proses mengandung natrium (garam) dalam jumlah yang cukup tinggi.
Saat sahur, konsumsi garam berlebih membuat tubuh cepat haus di siang hari.
Hal ini akan membuat puasa terasa lebih berat, apalagi di tengah hari yang melelahkan.
3. Minim Nutrisi Penting
Walau mengenyangkan saat dimakan, UPF sering kali minim vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.
Padahal saat puasa, tubuh memerlukan asupan nutrisi seimbang agar tetap bertenaga dan tidak mudah lemas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ulta-processed-Food-UPF.jpg)