7 Hal Perlu Diperhatikan Sebelum Mendaki Gunung agar Tidak Tersesat

Rangkuman 7 persiapan wajib sebelum naik gunung. Persiapan, pengetahuan, dan keselamatan jadi kunci agar pendakian berakhir dengan pulang selamat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest
Salah satu medan pendakian di Gunung Slamet 

 

Ringkasan Berita:
  • Kumpulan 7 persiapan wajib sebelum mendaki agar tidak hilang saat di gunung.
  • Pengetahuan medan mencegah tersesat dengan memahami jalur, cuaca, serta membawa alat darurat adalah bekal wajib menghadapi situasi tak terduga.
  • Puncak bukan tujuan akhir, pendakian yang benar diukur dari kemampuan kembali pulang dengan selamat, bukan sekadar mengikuti tren.

 

TRIBUNJOGJA.COM-Mendaki gunung sering dipahami sebagai aktivitas menyenangkan untuk menikmati alam dan menantang diri, akan tetapi memiliki risiko yang tidak bisa dianggap remeh. Banyak kasus pendaki tersesat berawal dari mengabaikan hal hal sederhana.

Dalam beberapa peristiwa, tersesatnya pendaki bukan hanya karena kondisi alam yang ekstreem, melainkan kurangnya perencanaan dan pengetahuan matang sebelum pelaksanaan. Oleh karena itu, persiapan sebelum mendaki menjad faktor krusial untuk memastikan keselamatan saat di gunung. 

Tidak hanya mengoraganisir alat yang lengkap, akan tetapi juga kesehatan fisik dan mental, pemahaman jalur, serta kepatuhan pada prosedur. Tim Tribunhogja.com merangkum 7 hal yang perlu disiapkan sebelum mendaki gunung agar selamat hingga kembali.

Baca juga: TIPS Mendaki: Berburu Golden Sunrise Terbaik di Puncak Gunung

1. Rencana Pendakian yang  Jelas

Mencari informasi jalur resmi, estimasi waktu tempuh naik dan turun, titik camp untuk istirahat, titik mata air, dan juga batas waktu yang ditetapkan. Selain itu juga perlu menyiapkan logistik sesuai kebutuhan untuk mengantisipasi kelaparan di tengah jalur.

Perencanaan matang dapat membantu tim untuk memperkirakan keputusan saat di lapangan, terutama pada kondisi diluar prediksi. Pendaki bisa mendapatkan informasi lengkap melalui website dan media sosial masing masing Gunung.

2. Registrasi dan Lapor Pendakian Resmi saat di Basecamp

Sebelum mulai naik, pendaki harus mengisi daftar data diri asli dengan lengkap. Data pendaki digunakan sebagai acuan ketika terjadi keadaan darurat. 

Baik hiking dilakukan sendiri maupun bersama tim wajib mengisi jumlah dan nama anggota, rute, dan meninggalkan satu kartu pengenal untuk membantu tim penyelamat dalam menentukan strategi pencarian pada saat terjadi sesuatu. 

3. Pemahaman Jalur dan Kondisi Alam

Alam merupakan susunan yang tidak bisa diprediksi kondisinya. Perubahan cuaca dan suhu tidak selalu memberikan tanda secara jelas.

Ketika pendaki menyusuri alam, perlu mempelajari ciri khas medan gunung yang akan dinaiki, sebab setiap gunung memiiki kondisi yang berbeda. Pemahaman ini membantu agar berjalan tetap berada dalam jalur dan tubuh siap menerima perubahan cuaca.

4. Menyiapkan Komunikasi dan Alat Darurat

Membawa alat komunikasi dalam keadaan baterai penuh serta daya cadangan seperti powerbank agar ketika terjadi sesuatu akan lebih mudah untuk saling mengabari. Akan tetapi, gunung memiliki kontur lebih tinggi daripada permukaan bumi sehingga minim sinyal. 

Oleh karena itu, diperlukan membawa peluit dan senter atau yang biasa digunakan adalah headlamp berguna untuk memberi sinyal pada saat kondisi darurat.  

5. Kondisi Fisik dan Mental yang Siap

Semakin bertambah ketinggian meter diatas laut (MDPL) dan elevasi, juga membutuh kan kekuatan fisik dan mental yang  ekstra. Kelelahan, lapar, dan stress dapat menurunkan stamina tubuh ketika melanjutkan perjalanan hingga puncak. 

Letak gunung yang jauh dari pemukiman warga dan akses kesehatan, perlu menyiapkan fisik dan mental lebih matang agar kekuatan dan ketenangan tetap terjaga. Alangkah baiknya sebelum berangkat ke mulai naik, istirahat dan tidur yang cukup sekaligus mengonsumsi vitamin agar kondisi tubuh terjaga.

6. Perlengkapan Sesuai dengan Medan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved