5 Provinsi Ini! Paling Tinggi Kasus Keracunan MBG Menurut JPPI

Dari 18 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan, terdapat lima provinsi dengan jumlah kasus terbanyak, berikut adalah daftarnya.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
MAKAN BERGIZI GRATIS - Siswa SMPN 2 Cawas sedang menikmati menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah.  

Namun, terkadang realitas yang terjadi di lapangan berbeda.

Dalam waktu beberapa bulan terakhir, kasus keracunan akibat MBG terus bermunculan di berbagai daerah dengan jumlah korban mencapai ribuan.

Menurut catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang dilansir dari kanal TV Parlemen, saat rapat Komisi IX DPR RI dengan Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA),Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) pada (22/09/2025), per 14 September 2025 kasus keracunan sudah menyentuh angka 5.360 korban.

Seminggu kemudian, tepatnya 21 September 2025, jumlahnya kembali bertambah 1.092 kasus, sehingga total menembus lebih dari 6 ribu korban.

Dari 18 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan, terdapat lima provinsi dengan jumlah kasus terbanyak, berikut adalah daftarnya.

Daftar Provinsi dengan Kasus Keracunan MBG Tertinggi

1. Jawa Barat – 2.012 Kasus

Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka keracunan MBG paling tinggi.

Sebagai provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia, distribusi MBG di Jawa Barat juga paling luas, sehingga risiko terjadinya masalah lebih tinggi.

2. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) – 1.047 Kasus

DIY menempati posisi kedua dengan jumlah korban lebih dari seribu anak.

Kasus di Yogyakarta cukup menyita perhatian publik, hal ini mengindikasikan adanya masalah pada rantai distribusi dan pengawasan kualitas makanan. 

3. Jawa Tengah – 722 Kasus

Jawa Tengah juga masuk daftar provinsi dengan korban keracunan MBG terbanyak, yaitu 722 kasus.

Kasus ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota dan menunjukkan pola yang sama dengan daerah lain yaitu makanan yang kurang higienis serta lemahnya kontrol distribusi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved