Rahasia Panjang Umur ala Jepang, Ini 7 Makanan Sehat yang Wajib Dicoba

Bukan suplemen mahal, rahasia panjang umur orang Jepang ada di makanan sehari-hari mereka. Simak 7 jenisnya di sini

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Canva/AfloImages
Ilustrasi seorang lansia jepang yang nampak bugar (Canva/AfloImages) 

Rumput laut merupakan sumber serat, zat besi, kalsium, magnesium, serta antioksidan fukosantin dan fukoidan.

Kandungan gizi tersebut berfungsi menurunkan risiko hipertensi, stroke, dan diabetes tipe 2.

Tak hanya itu, sifat anti-inflamasi dan anti-kanker dalam rumput laut membuatnya semakin istimewa sebagai makanan sehari-hari.

Baca juga: Hati-Hati! 6 Cara Masak Sayur Ini Justru Bisa Hilangkan Kandungan Nutrisinya

4. Ikan 

Daging ikan salmon
Foto daging ikan salmon yang sudah disajikan dalam piring (istimewa)

Orang Jepang dikenal rajin mengonsumsi ikan seperti salmon, tuna, sarden, hingga makarel.

Ikan-ikan ini kaya asam lemak omega-3 yang terbukti menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan, serta menjaga kesehatan otak.

Sebuah studi dalam Nature Communications menunjukkan bahwa orang dengan kadar omega-3 tinggi memiliki risiko kematian 15–18 persen lebih rendah.

Tidak hanya bermanfaat bagi jantung, omega-3 juga membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti demensia dan Alzheimer.

5. Kacang-Kacangan

Camilan sehat kacang almond
Salah satu jenis kacang-kacangan, yaitu kacang almond (Pixabay)

Segenggam kacang setiap hari bisa menjadi kunci umur panjang.

Almond, kacang tanah, kedelai, hingga kacang pistachio kaya protein nabati, lemak sehat, dan antioksidan.

Studi dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menyebut konsumsi kacang-kacangan berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, kacang juga membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.

6. Sayuran Hijau

Brokoli
Salah satu jenis sayuran hijau, brokoli (Mizena)

Orang Jepang gemar mengonsumsi sayuran berdaun hijau, seperti bayam, sawi, brokoli, hingga kale. 

Sayuran hijau merupakan sumber karotenoid dan folat, dua nutrisi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah kanker.

USDA mencatat, konsumsi 2–3 porsi sayuran hijau per minggu dikaitkan dengan penurunan risiko kanker perut, kanker payudara, hingga kanker kulit.

Semangkuk salad atau tumisan sayuran hijau setiap hari sudah cukup untuk memberi perlindungan jangka panjang.

7. Teh Hijau

ilustrasi
ilustrasi teh hijau (healthywoman.org)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved