Sembung Batik Lendah Kulon Progo Ciptakan Karya Batik Kepulauan Indonesia dan 79 Garuda
Pemilik Sembung Batik, Bayu Permadi, mengatakan karya batik tersebut diberi nama Kepulauan Indonesia dan 79 Garuda.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sembung Batik di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo membuat sebuah karya istimewa untuk Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI).
Karya inipun dibuat melibatkan warga penyandang disabilitas asal Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Pemilik Sembung Batik, Bayu Permadi, mengatakan karya batik tersebut diberi nama Kepulauan Indonesia dan 79 Garuda.
Bentuknya berupa gugusan pulau Indonesia yang dibingkai oleh 79 Garuda Pancasila.
"Batik ini kami buat di atas kain berukuran 3 kali 18 meter, yang nantinya dibuat dengan metode sanggit," jelas Bayu ditemui pada Senin (05/08/2024).
Metode sanggit berarti memotong kain panjang tersebut menjadi 2 bagian, lalu disatukan menjadi bagian atas dan bawah.
Bagian yang dipotong dan disatukan tersebut nantinya berukuran 6 kali 9 meter, atau seukuran bendera.
Sebelumnya dipotong, motif Kepulauan Indonesia dibuat terpisah yaitu bagian utara dan selatannya, di mana pulaunya berwarna dasar hitam.
Baca juga: Amankan Pilkada 2024, Polres Kulon Progo Mulai Jalankan Program Cooling System
Bagian utara akan diwarnai merah sedangkan bagian selatannya tetap berwarna putih, sedangkan bingkainya diberi warna hitam.
Saat nantinya dipotong lalu disatukan menjadi atas-bawah, maka bentuk Kepulauan Indonesia yang utuh akan terlihat jelas.
Lengkap dengan warna bendera negara Merah-Putih.
Bayu mengatakan karya batik ini digagas bersama timnya dan para penyandang disabilitas asal Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.
Kebetulan mereka sedang melakukan studi banding sekaligus belajar membatik.
"Ada sekitar 80-an orang yang terlibat dalam pembuatan karya batik ini, mulai dari desain motif, pewarnaan, hingga penjahitan," ujarnya.
Batik tersebut dibuat dengan menggabungkan batik tulis dan batik cap.
| Dinkes Kulon Progo Catat Sebanyak 261 Jemaah Calon Haji Berisiko, Perlu Pendampingan Penuh |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Melonjak, Pengusaha Kuliner di Kulon Progo Dilema Naikkan Harga |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng di Pasar Kulon Progo Melonjak, Pasokannya pun Menurun |
|
|---|
| Persiapan Hotel Sebagai Asrama Haji DIY di Kulon Progo: 1 Kamar Diisi 3 Jemaah |
|
|---|
| Embarkasi Haji DIY di YIA Kulon Progo Diklaim Siap 90 Persen, Keberangkatan Perdana 21 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Proses-pembuatan-karya-batik-Kepulauan-Indonesia.jpg)