Berita Kulon Progo Hari Ini
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo Tingkatkan Minat Baca di Era Digital
Berdasarkan perhitungan, nilai tingkat kegemaran membaca (TGM) masyarakat di Kulon Progo pada 2022 sebesar 49,71.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo, Duana Heru Supriyanta menyebut, tingkat minat baca di wilayahnya tergolong kategori sedang.
Namun demikian, pihaknya berinovasi untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat di era digital.
Berdasarkan perhitungan, nilai tingkat kegemaran membaca (TGM) masyarakat di Kulon Progo pada 2022 sebesar 49,71.
Nilainya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya di angka 44,51.
Baca juga: Penyebab Curah Hujan Tinggi Turun di Wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo
"Jadi kategorinya sedang. Nilai TGM pada 2022 mengalami kenaikan sebesar 5,2 dibandingkan 2021," katanya, Jumat (17/2/2023).
Faktor penyebab kenaikan nilai TGM menurutnya karena terdapat perbedaan dalam perhitungan rumus.
Dijelaskan Duana, terdapat tiga indikator dalam perhitungan nilai TGM pada 2021 yaitu frekuensi membaca, durasi membaca dan jumlah buku yang dibaca.
Sedangkan pada 2022 ada penambahan 2 indikator sehingga jadi 5 indikator.
Meliputi frekuensi membaca, durasi membaca dan jumlah buku yang dibaca, frekuensi akses internet dan durasi akses internet.
Adapun skor tingkat kegemaran tertinggi dari 400 responden ialah masyarakat berusia 25-39 tahun dengan skor 55.
Sementara paling rendah usia 55-69 tahun dengan skor 42.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo memiliki sejumlah program dalam meningkatkan minat membaca bagi masyarakat.
Baca juga: Tercatat 791 Kasus Baru DM di Kulon Progo Selama 2022, Mayoritas Usia di atas 60 Tahun
Mulai dari pameran koleksi perpustakaan, bedah buku hingga layanan perpustakaan keliling pada minggu saat car free day di Alun-alun Wates.
"Kami juga menyelenggarakan lomba story telling dan lomba cerpen. Hasil karya cerpen akan dibuat sebuah buku. Serta kami ada perjanjian kerja sama (PKS) komunitas literasi," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)