7 Pewarna Makanan Alami: Aman dan Mudah Didapat di Dapur
Tampilan makanan sering kali jadi daya tarik pertama sebelum seseorang mencicipinya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Berbeda dengan daun suji, pandan tidak hanya menghasilkan warna hijau alami, tetapi juga memberikan aroma harum yang khas.
Pandan cocok digunakan untuk kue-kue basah, agar-agar, hingga minuman tradisional.
Selain mempercantik tampilan, daun pandan juga dipercaya memiliki efek menenangkan.
4. Bunga Telang (Biru atau Ungu)
Bunga telang belakangan menjadi tren karena warnanya yang cantik dan unik.
Dari bunga kecil berwarna biru ini, Tribunners bisa mendapatkan pewarna alami yang menghasilkan warna biru cerah.
Menariknya, warna biru bisa berubah menjadi ungu jika ditambahkan perasan jeruk nipis.
5. Wortel (Orange)
Wortel bisa menjadi pilihan alami untuk memberi warna orange yang segar pada makanan.
Tribunners bisa memblender wortel dengan sedikit air lalu mengambil sarinya.
Warna oranye dari wortel yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan sistem imun.
Wotel cocok untuk pewarna makanan seperti sup, puding, atau kue kukus.
6. Kopi (Cokelat)
Untuk makanan dengan nuansa cokelat alami, kopi adalah pilihan terbaik.
Kopi sering digunakan dalam es krim atau minuman, sementara bubuk cokelat banyak dipakai dalam cake, brownies, hingga puding.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pewarna-makanan-alami.jpg)