Alasan Uceng Layani Tantangan Debat soal HAM dari Natalius Pigai
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menantang debat terbuka Guru Besar Tata Negara UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar soal isu HAM
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Joko Widiyarso
Sebelumnya, Uceng mengaku mendapat teror melalui telepon dari nomor orang yang tidak dikenal.
Polisi pun telah melacak pengguna nomor telepon +6283817941429 yang melakukan teror terhadapnya.
Pelaku diketahui berlokasi di Cirebon, Jawa Barat.
Pemilik nomor tersebut diketahui menghubungi dosen UGM yang akrab disapa Uceng pada Jumat (2/1/2026).
Dalam unggahan diinstagram pribadinya, Uceng menceritakan bahwa dia dihubungi orang yang mengaku sebagai anggota Polresta Yogyakarta.
Dia diminta menghadap ke kepolisian dengan membawa KTP. Apabila perintah itu tidak dilakukan, maka Uceng akan ditangkap secara paksa.
"Kami sudah cek nomor (Hp) tersebut. Setelah kami cek ternyata alamat mereka itu di Cirebon," Kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, Rabu (7/1/2026).
Eva Pandia menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Uceng guna upaya tindakan lebih lanjut.
Dia mengatakan tidak menutup kemungkinan akan melakukan upaya hukum lantaran oknum tersebut sudah mencatut institusi Polri.
"Iya, nanti kami komunikasikan dengan Prof Uceng tentunya. Apa masalahnya, telefonnya bagaimana akan kami tindaklanjuti," kata Kapolresta.
Siapa Zainal Arifin Mochtar?
Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. (akrab disapa Uceng) adalah seorang pakar hukum tata negara, dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), dan penggiat antikorupsi terkemuka di Indonesia.
Dia dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Kelembagaan Negara UGM pada Januari 2026 dan dikenal aktif dalam advokasi, kajian antikorupsi, serta pemikiran tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
Tentang Zainal Arifin Mochtar:
Akademisi & Pendidikan:
Meraih gelar sarjana hukum dari UGM, master hukum dari Northwestern University, dan doktor hukum dari UGM. Ia merupakan dosen Departemen Hukum Tata Negara FH UGM.
Penggiat Antikorupsi:
| Pakar Kebijakan Publik UGM Kritisi Kampus Kelola MBG: Tidak Pantas |
|
|---|
| Mulai Dibuka Hari Ini, Pesta Buku Jogja 2026 Digelar di GIK UGM |
|
|---|
| Respons UGM terhadap Petisi Orang Tua Korban Little Aresha |
|
|---|
| Buntut Kekecewaan terhadap Sikap UGM, Orang Tua Korban Little Aresha Daycare Layangkan Petisi |
|
|---|
| Ekonom UGM Rimawan Pradiptyo Sebut ART USA-Indonesia Bentuk Penjajahan Gaya Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Prof-Zainal-Arifin-Mochtar-jawab-tantangan-debat-Menteri-HAM-Natalius-Pigai.jpg)