Jalan Penghubung Dua Desa di Purworejo dan Kulon Progo Longsor Sepanjang 13 Meter
alan utama penghubung Desa Jatirejo menuju Desa Hargotirto, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), longsor sepanjang 13 meter
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Longsor terjadi di Desa Jatirejo, Kaligesing, Purworejo akibat hujan lebat 26–27 Desember 2025, menyebabkan jalan penghubung ke Desa Hargotirto (DIY) amblas sepanjang 13 meter dengan lebar 3 meter.
- Akses jalan utama ditutup sementara tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
- BPBD Purworejo bergerak cepat melakukan asesmen dan koordinasi dengan DPUPR; penanganan darurat diperkirakan membutuhkan 210 unit kawat bronjong, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif.
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Purworejo sejak Jumat (26/12/2025) sore hingga Sabtu (27/12/2025) dini hari memicu bencana tanah longsor Desa Jatirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.
Jalan utama penghubung Desa Jatirejo,Kaligesing, Purworejo menuju Desa Hargotirto, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), longsor sepanjang 13 meter
Lebar badan jalan yang mengalami longsor 3 meter.
Akibat kejadian ini, akses penghubung dua desa tersebut untuk sementara waktu tidak bisa dilalui kendaraan.
Warga menutup jalan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Pengendara sepeda motor dialihkan melalui jalan setapak di seberang jalan utama guna menghindari risiko kecelakaan.
Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Purworejo, Sutijoso Brahmanto, mengatakan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bergerak cepat ke lokasi begitu informasi longsor diterima.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim TRC BPBD langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Kepala Desa Jatirejo serta Babinsa setempat untuk melaksanakan asesmen di lapangan," ujar Sutijoso pada Sabtu (27/12/2025).
Baca juga: Bantul Jadi Wilayah dengan Dampak Cuaca Ekstrem Terluas di DIY
Berdasarkan keterangan dari warga, jalan penghubung desa tersebut diperkirakan mengalami longsor sekitar pukul 02.00 WIB.
Material longsoran mengakibatkan setengah badan jalan amblas sepanjang kurang lebih 13 meter.
Tebing di lokasi kejadian memiliki ketinggian antara 8 hingga 12 meter, dengan lebar badan jalan sekitar 3 meter.
"Dengan kondisi setengah badan jalan yang amblas, akses kendaraan roda dua maupun roda empat saat ini tidak memungkinkan untuk melintas," jelasnya.
Sutijoso mengungkapkan bahwa hasil koordinasi BPBD dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo menyebutkan kebutuhan penanganan darurat jalan tersebut diperkirakan memerlukan sekitar 210 unit kawat bronjong.
"Saat ini warga bersama pemerintah desa telah memasang rambu peringatan di sekitar lokasi. Warga dan Kepala Desa juga berjaga untuk mengatur lalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan," imbuhnya.
| Dukung Embarkasi Haji, RTP Bulak Tabak Temon Kulon Progo Disiapkan Jadi Area Parkir hingga UMKM |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Lakukan Percepatan Perbaikan Jalan Kabupaten di Sejumlah Titik |
|
|---|
| Dinkes Kulon Progo Catat Sebanyak 261 Jemaah Calon Haji Berisiko, Perlu Pendampingan Penuh |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Melonjak, Pengusaha Kuliner di Kulon Progo Dilema Naikkan Harga |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng di Pasar Kulon Progo Melonjak, Pasokannya pun Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jalan-Penghubung-Dua-Desa-di-Purworejo-dan-Kulon-Progo-Longsor-Sepanjang-13-Meter.jpg)