Wabup Klaten dan Relawan Bersih-bersih Sungai di Delanggu, Antisipasi Dampak Banjir
Gotong royong itu menyasar sejumlah titik sungai yang sempat meluap saat hujan deras menguyur wilayah Kecamatan Delanggu
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten (Pemkab) melakukan kegiatan bersih-bersih sungai di wilayah Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat (5/12/2025).
Gotong royong itu menyasar sejumlah titik sungai yang sempat meluap saat hujan deras menguyur wilayah Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, beberapa hari terakhir.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh relawan gabungan berbagai unsur dari BPBD, TNI, Polri, BBWS, dan warga sekitar. Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, Kepala BPBD Klaten, Syahruna, dan Kapolsek Delanggu, Jaka Waloya, tampak hadir ikut membersihkan dan mantau kegiatan.
"Jadi kami melakukan gotong royong bersih-bersih sungai yang dua hari lalu terdampak banjir saat hujan intensitas sedang sampai lebat. Ada sekitar 100 personel yang dilibatkan dari tim BPBD, BBWS, relawan kecamatan, TNI, Polri, dan PLN," ungkap Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, kepada Tribun Jogja, Jumat (5/12/2025).
Hambat aliran sungai
Benny menyebut gelaran bersih-bersih itu dilaksanakan di alur Sungai Jabang Bayi, Dukuh Klitak, Desa Banaran, dan aliran Sungai Siregas di Dukuh Jogodayoh, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Bersih-bersih dilakukan dengan memotong semak-semak dan ranting pohon yang ada di sekitar aliran dua sungai tersebut. Lantaran semak-semak dan ranting pohon itu sempat menghambat jalur aliran sungai ketika hujan deras menguyur.
Petugas gabungan juga membersihkan sampah-sampah yang mengalir maupun mengendap di aliran sungai tersebut. Terutama di alur Sungai Jabang Bayi, Dukuh Klitak yang sempat banjir cukup tinggi hingga mengakibatkan sejumlah rumah terendam.
"Maka dari itu, antisipasi kami saat ini membersihkan sungai. Karena kami lihat sampahnya luar biasa banyak dan aliran sungai tidak bisa lancar karena ada ranting-ranting pohon, serta pohon yang menghambat jalannya air," katanya.
Lewat aksi bersih-bersih itu, dia berharap aliran air sungai bisa lebih lancar, sehingga tidak meluap ketika hujan deras turun.
Meski begitu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai. Dia juga mengajak masyarakat untuk memilah sampah secara mandiri di masing-masing rumah.
Kepala BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, mengatakan satu buah alat berat ekskavator akan diturunkan untuk membersihkan sedimentasi alur sungai, khususnya di wilayah Dukuh Klitak.
"Kemarin sempat kesulitan lahannya untuk menurunkan ekskavator. Alhamdulillah hari ini Pak Camat dan Desa sudah kesepakatan ekskavator bisa diturunkan, sehingga mudah-mudahan segera teratasi sedimentasi sungai. Nanti sungainya akan diperdalam agar air dari aliran selokan depan rumah warga bisa mengalir lancar," papar dia.
Syahruna menyampaikan, berdasarkan prediksi BMKG pada Minggu Ketiga Desember 2025 akan mulai memasuki puncak musim hujan di Kabupaten Klaten. Oleh karena itu, dia meminta kecamatan di seluruh Kabupaten Klaten segera melancarkan giat bersih-bersih. (drm)
| Klaten International Cycling Festival 2026: Delegasi 40 Negara Siap Berlaga di Candi Prambanan |
|
|---|
| Alasan Bupati Hamenang Belum Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN di Klaten |
|
|---|
| Pak Kades Semangkak Klaten Terseret Kasus Korupsi Pembangunan Masjid |
|
|---|
| Nasib Siswa Disabilitas di Klaten Jadi Sorotan, DPRD Desak Pembentukan Unit Layanan Khusus |
|
|---|
| Bencana Hidrometeorologi Landa 9 Wilayah di Klaten, Bupati Hamenang Turun Langsung Cek Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wabup-Klaten-dan-Relawan-Bersih-bersih-Sungai-di-Delanggu-Antisipasi-Dampak-Banjir.jpg)