Semarak Karnaval Desa Candi di Boyolali, Ada Naga Terbuat dari Sayur
Tiruan naga juga terbuat dari sayur berupa jagung, wortel, sawi, daun adas, terong, dan cabai yang ditata sedemikian rupa
Penulis: Susilo Wahid | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI - Karnaval peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025) berlangsung semarak.
Karnaval ini menyita perhatian ribuan masyarakat Desa Candi dan sekitarnya yang memenuhi jalan-jalan desa.
Peserta karnaval adalah perwakilan masing-masing RW di Desa Candi berjumlah 16 RW. Tiap RW wajib memeriahkan karnaval sesuai tema yang telah disepakati.
RW 01 misalnya, menyuguhkan berbagai karya visual bertema Transportasi Modern dan Tradisional. Atau RW 03, menyajikan tema Kuliner dan Hasil Bumi.
Untuk peserta karnaval RW 05 (terdiri dari tiga RT), unjuk kreativitas lewat berbagai penampilan bertema Pertanian dan Peternakan.
Puluhan kendaran hias tersaji dengan berbagai bentuk, mulai dari ikan berbagai ukuran, kecil hingga besar, lumbung padi, patung pak tani dan bu tani, sampai konvoi motor berbentuk menyerupai buah.
Warga RW 5 juga memakai kostum unik dan menarik. Ada petani mengenakan caping dan lengkap dengan alat pertanian semacam cangkul dan arit.
Lalu, ada ibu—ibu berkostum kebaya menggendong keranjang berisi sayur mayur, hingga anak-anak mengenakan kostum warna-warni bertema buah-buahan.
Penampilan ibu-ibu memakai kebaya dan berkacamata hitam juga turut memeriahkan acara. Di depan panggung, mereka menari diiringi alunan musik. Tak sedikit penonton ikut menari, larut dalam gerakan-gerakan yang rancak sembari mengambil foto melalui ponsel pintar masing-masing.
Karya visual sayur mayur berbentuk kerucut menyerupai tumpeng, jadi salah satu sajian warga Tukangan RT 01, RW 05. Uniknya, ada naga berukuran cukup besar mengelilingi tumpeng berisi sayur mayur tersebut.
Tiruan naga juga terbuat dari sayur berupa jagung, wortel, sawi, daun adas, terong, dan cabai yang ditata sedemikian rupa hingga tampak lebih hidup.
Fikri Zakaria Yahya, Kreator karya bernama ‘Tumpeng Naga’ tersebut berujar, keberadaan naga dimaksudkan untuk menjaga sayur itu sendiri.
‘Supaya sayur mayur tidak diambil sebelum waktunya,” kata Fikri sembari menyebut bahwa karya ini dibuat dari hasil kerja sama warga RT 01.
Karya ini sekaligus menjadi wujud rasa syukur atas berkah yang telah diterima warga RT 01 Tukangan dan Desa Candi secara keseluruhan.
“Semoga warga Desa Candi selalu sejahtera dan senantias diberikan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Fikri.
| PLN, GP Ansor, dan Pemkab Boyolali Hijaukan Lereng Merapi Lewat Bibit Alpukat |
|
|---|
| Tragedi Kamis Sore di Rumah Juragan Sate Kambing di Boyolali, Perampok Habisi Anak 6 Tahun |
|
|---|
| Akses Magelang–Boyolali Lumpuh Akibat Longsor di Wonolelo, Alat Berat Diterjunkan |
|
|---|
| Longsor Dini Hari, Jalur Alternatif Magelang–Boyolali Lumpuh |
|
|---|
| Tawon Ngamuk di Boyolali, Sengat Suami Istri dan Dua Kambing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Semarak-Karnaval-Desa-Candi-di-Boyolali-Ada-Naga-Terbuat-dari-Sayur.jpg)