Tiga Remaja Diduga Mabuk Terjaring Patroli KRYD Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda DIY
Hasilnya, pada Sabtu dini hari (30/5/2026) tim gabungan kepolisian mendapati adanya tiga remaja pelajar SMP dan SMA
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Satbrimob Polda DIY menggelar patroli KRYD di wilayah Sleman Timur dan Sleman Barat untuk menekan aksi kejahatan jalanan remaja yang meresahkan.
- Tim gabungan kepolisian mengamankan tiga remaja sekolah yang diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan psikotropika di Jalan Godean.
- Ketiga remaja tersebut diserahkan ke Polsek Godean setelah polisi terlebih dahulu menghubungi pihak keluarga mereka.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran Satbrimob Polda DIY, turun tangan mencegah aksi kejahatan jalanan yang akhir-akhir ini cukup meresahkan di sejumlah wilayah DIY.
Para anggota Brimob Polda DIY terbagi menjadi dua regu yakni satu tim Gegana menyisir di wilayah Sleman Timur, kemudian regu Batalyon B Pelopor menyisir di wilayah Sleman Barat.
Rawan kejahatan
Dua wilayah itu disinyalir memiliki tingkat kerawanan kejahatan yang tinggi. Sehingga keterlibatan satuan elit kepolisian ini diharapkan mampu mengurangi potensi kejahatan jalanan.
Patroli KRYD dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda DIY dipimpin Komandan Tim (Ndantim) Ipda Bambang Sutrisno.
Jajaran Satbrimob Bataylon B Pelopor yang berjumlah 10 personel selanjutnya bergabung dengan anggota Polresta Sleman.
Patroli tersebut merupakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah aksi kejahatan jalanan terutama dikalangan remaja.
Razia remaja pakai obat-obatan psikotropika
Hasilnya, pada Sabtu dini hari (30/5/2026) tim gabungan kepolisian mendapati adanya tiga remaja pelajar SMP dan SMA yang diduga dalam pengaruh obat-obatan psikotropika di sebuah toko di Jalan Godean.
“Itu tidak sadarkan diri, seperti minum miras tapi tidak berbau. Kami menduganya itu karena mengonsumsi obat-obatan berbahaya,” jelas Ipda Bambang Sutrisno, saat dikonfirmasi, Minggu siang (31/5/2026).
Bambang mengatakan, pihaknya sempat melakukan pemeriksaan terkait barang bawaan tiga remaja tersebut.
Tetapi tidak ditemukan sejumlah barang berbahaya baik senjata tajam (sajam) atau yang lainnya.
Seusai dilakukan pemeriksaan, Polisi kemudian menghubungi anggota keluarga dari tiga remaja yang diamankan.
Serahkan ke Polsek Godean
Selanjutnya jajaran Satbrimob Polda DIY menyerahkan tiga remaja itu ke Polsek Godean untuk proses lebih lanjut.
“Sudah kami serahkan ke Polsek Godean, tapi sebelumnya kami sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan,” ujar Bambang.
Pihaknya mengimbau para orang tua harus mengawasi anak-anaknya saat keluar rumah. Apabila sudah melebihi jam malam namun buah hatinya belum pulang, maka orang tua diminta menghubungi atau mencari langsung keberadaan anaknya.
“Soalnya itu sudah jam 02.00 WIB, tetapi mereka masih diluar. Kami mengimbau para orang tua harus mengawasi anak-anaknya,” tegasnya. (hda)
| Rentetan Teror Api Misterius di Rumah Warga Seyegan Sleman Berlanjut, Polisi Ungkap Fakta Baru |
|
|---|
| Tekan Kenakalan Remaja, Pansus Raperda KLA DPRD Kota Yogyakarta Gandeng Polisi |
|
|---|
| Tim Gegana Turun Tangan, Teror Api di Rumah Warga Seyegan Diduga Akibat Kebocoran Gas Septic Tank |
|
|---|
| Dosen UGM Jadi Korban Penipuan, Beli Rumah Lunas Rp643 Juta, tapi Sertifikat Digadaikan Pengembang |
|
|---|
| Update Kasus Shinta Alumni UGM dan Oknum Polisi Sleman, Ini Alasan Keluarga Sang Mantan Menolak RJ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tiga-Remaja-Diduga-Mabuk-Terjaring-Patroli-KRYD-Batalyon-B-Pelopor-Satbrimob-Polda-DIY.jpg)