Iduladha 2026
Potong 80 Sapi dan 80 Kambing, Masjid Jogokariyan Pakai Juru Sembelih dan Tukang Kelet Profesional
160 hewan kurban disembelih di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, pada peringatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Total 160 hewan kurban disembelih di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, pada peringatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
- Menurut panitia, dari 80 ekor sapi yang terkumpul, mayoritas berasal dari program kurban kolektif.
- Rinciannya meliputi 62 ekor dari kolektif sapi reguler, 6 ekor dari kolektif sapi super, dan 1 ekor dari kolektif sapi duper.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 160 hewan kurban disembelih di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, pada peringatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Rabu (27/5/2026).
Tingginya jumlah hewan kurban yang terdiri dari 80 ekor sapi dan 80 ekor kambing tersebut diimbangi dengan manajemen pengelolaan yang profesional, mulai dari pelibatan belasan juru sembelih halal tersertifikasi hingga distribusi daging lintas provinsi.
Berdasarkan data rekapitulasi panitia, dari 80 ekor sapi yang terkumpul, mayoritas berasal dari program kurban kolektif. Rinciannya meliputi 62 ekor dari kolektif sapi reguler, 6 ekor dari kolektif sapi super, dan 1 ekor dari kolektif sapi duper.
Selain itu, terdapat 11 ekor sapi yang merupakan kurban dari jalur pribadi. Masjid Jogokariyan juga menerima hewan kurban berupa 80 ekor kambing.
Seluruh proses penyembelihan dan pendistribusian daging ini dilaksanakan sebagai bagian dari ibadah dan syiar Islam tahunan. Menariknya, sebagian hewan dialokasikan secara khusus untuk mendukung program dakwah yang diinisiasi oleh remaja masjid setempat.
Tercatat, sebanyak 2 ekor sapi dari jalur kolektif reguler ditujukan untuk program penguatan dakwah Remaja Masjid Jogokariyan, sementara 12 ekor kambing disalurkan khusus untuk mendukung kegiatan penguatan dakwah pedesaan.
Pengelolaan hewan kurban dalam skala besar ini menuntut kesiapan matang. Panitia Kurban Masjid Jogokariyan, Ahmeda Aulia Nurseta atau yang akrab disapa Edo, menjelaskan bahwa persiapan teknis dan sumber daya manusia telah diatur secara presisi, termasuk melibatkan tenaga dari Rumah Potong Hewan (RPH).
"Jadi sejak kemarin sapi-sapi masih di kandang transit, lalu juga dilakukan penimbangan semua sapinya. Untuk hari ini, penyembelihannya ditangani oleh sekitar 90 jagal/ juru sembelih. Kemudian, 15 orang di antaranya adalah juru sembelih halal yang sudah bersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Selain itu, untuk tukang keletnya (pengelupas kulit) karena kita mengejar waktu, kita datangkan dari rumah potong hewan. Jadi tukang keletnya adalah tenaga profesional," tutur Edo.
Siapkan alat berat
Guna mempercepat proses penyembelihan dan pencacahan tulang, panitia juga mengoptimalkan sejumlah alat berat.
Edo menyebutkan, panitia menggunakan kombinasi alat perebah khusus mekanik seperti tahun-tahun sebelumnya, dipadukan dengan tenaga manual.
"Restraining box (alat perebah sapi) sudah siap. Karena jumlah sapinya tidak sedikit, nanti penggunaan restraining box ditambah dengan tiga metode perebahan secara manual. Jadi sekali merebahkan, ada empat sapi yang siap disembelih. Di sisi lain, kami juga sudah menyiapkan enam mesin potong tulang untuk mempercepat waktu penyacahan tulang," ungkapnya.
Meski didukung alat yang memadai, penambahan jumlah sohibul kurban pada tahun ini berdampak pada estimasi waktu penyelesaian. Edo memproyeksikan prosesnya akan berlangsung lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun kemarin itu jam 2 siang sudah selesai. Kalau sekarang kan ada penambahan jumlah sapi, jadi diperkirakan baru selesai sampai waktu Asar," jelas Edo.
Terkait pendistribusian, panitia tidak hanya memfokuskan pembagian daging untuk warga di lingkungan Jogokariyan semata, melainkan memperluas jangkauannya hingga ke puluhan titik di berbagai daerah, termasuk ke luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Distribusinya ini untuk warga Jogokariyan ada sekitar 6.500 orang. Jadi nanti ada 6.500 bungkus yang dibagikan untuk warga Jogokariyan. Selebihnya nanti didistribusikan ke yayasan, lembaga, masjid, hingga sekolahan yang ada di berbagai daerah. Totalnya ada sekitar 90 titik," kata Edo.
Edo menambahkan, titik distribusi terjauh pada Idul Adha tahun ini menjangkau wilayah Pacitan, Purworejo, Magelang, dan daerah-daerah sekitarnya. Untuk pengemasannya, panitia memberlakukan pembedaan wadah. "Kalau jatah untuk sohibul kurban kami menggunakan besek. Tapi kalau jatah untuk pembagian ke warga menggunakan plastik," pungkasnya.
| 30 Ucapan Selamat Iduladha: Kekinian, Estetik, dan Relatable dengan Anak Muda Zaman Now |
|
|---|
| 30 Ucapan Iduladha: Islami, Mendalam, dan Sarat Pesan Spiritual |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Salurkan Hewan Kurban ke Masyarakat, Ada Sapi Presiden, Gubernur, dan Bupati |
|
|---|
| Keluarkan SE, Pemkot Yogya Minta Warga Ibadah Kurban Ramah Lingkungan |
|
|---|
| Kemeriahan Parade Sapi Jumbo di Jogokariyan, Warga Antusias Saksikan Sapi Berbobot 1,1 Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Seekor-sapi-kurban-berukuran-besar-di-area-kandang-transit-di-Masjid-Jogokariyan-Yogyakarta.jpg)