Nelayan yang Hilang di Pantai Baru Ternyata Baru Melaut 3 Kali
Riza ternyata baru sebulan terakhir bekerja sebagai nelayan. Namun, baru tiga kali turun melaut atau mencari ikan di laut.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Suasana haru menyelimuti posko pencarian di Pantai Baru saat ibu dan keluarga Riza (30) menanti kabar. Korban diketahui baru sebulan bekerja sebagai nelayan.
- Saksi menyebut mesin perahu mengalami masalah teknis saat hendak mendarat. Di saat bersamaan, ombak besar menghantam dari belakang hingga perahu terbalik.
- Meski memakai jaket pelampung, milik korban diduga rusak atau tidak terpasang kuat sehingga terlepas saat jatuh ke air. Dua rekan korban berhasil selamat, sementara Riza masih hilang.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Keluarga korban laka laut di Pantai Baru, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, tak kuasa menahan tangis usai mengetahui anggota keluarganya hilang dihantam ombak saat selesai melaut atau akan mendarat di bibir Pantai Baru.
Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, di dekat Pos SAR Gabungan pada Kamis (14/5/2026) pagi, tampak keluarga korban Riza (30), nelayan asal Padukuhan Prokerten, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, datang untuk menanti proses pencarian korban.
Tampak pula ibu korban datang didampingi rekan dan keluarga besarnya. Ibu korban tak bisa berkata-kata.
Air mata ibu korban menetes, sehingga berkali-kali dipeluk oleh rekannya. Rekan ibu korban juga berkali-kali berusaha menenangkan ibu korban.
Perwakilan keluarga korban, Sunarno (40), menjelaskan laka laut yang dialami oleh korban pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kala itu, ia sedang berada di rumah, tiba-tiba mendapat kabar perahu yang ditumpangi Riza terbalik.
"Kemarin saya enggak di sini (lokasi kejadian laka laut). Kemarin saya di rumah. (Posisi) saya dari tempat kerja. Terus dapat kabar," bebernya saat dijumpai di Pantai Baru.
Dari kabar yang ia terima, mesin perahu korban mengalami masalah atau trobel saat hendak mendarat ke bibir Pantai Baru. Tiba-tiba, dari arah belakang, perahu tersebut dihantam ombak, sehingga perahu terbalik.
"Terus korban tenggelam ada tiga orang. Yang dua bisa muncul, yang satu tenggelam," ucap Sunarno.
Baca juga: Update Laka Laut Pantai Baru, Korban Belum Ditemukan, Pencarian Terkendala Ombak Besar
Tiga korban atau nelayan sebenarnya telah menggunakan jaket pelampung. Hanya saja, diduga jaket pelampung yang dikenakan korban Riza tidak terpasang secara maksimal atau sedikit rusak.
"Pas jatuh (perahu terbalik dan nelayan terombang-ambing di laut), jaket korban Riza lepas terus korban tenggelam," ujar dia.
Riza ternyata baru sebulan terakhir bekerja sebagai nelayan. Namun, baru tiga kali turun melaut atau mencari ikan di laut.
"Sebelumnya kerja sopir dia (korban Riza). Sopir ya ngangkut pasir atau macem-macem lah. Terus kadang-kadang melaut. Ya korban kayaknya kurang bisa berenang," beber Sunarno.
Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan laki-laki bernama Riza (30), warga Padukuhan Prokerten, Kalurahan Trimurti, hilang di laut usai perahu yang ditumpanginya terbalik.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, mengungkapkan kronologi kejadian berlangsung saat perahu yang membawa tiga orang nelayan hendak mendarat kembali ke Pantai Baru Kabupaten Bantul, Rabu (13/5/2026) pukul 12.30 WIB.
"Namun, saat proses pendaratan, mesin perahu mengalami kendala teknis (trouble). Di saat yang bersamaan, hantaman ombak besar datang dari arah belakang yang mengakibatkan perahu tersebut terbalik dan melontarkan seluruh awak kapal ke laut," bebernya.
Mendapat laporan tersebut Kantor SAR Yogyakarta mengirimkan satu Team Rescue yang dilengkapi dengan peralatan water rescue untuk melaksanakan Operasi SAR.
"Menurut laporan yang kami terima, dua nelayan telah berhasil di selamatkan," jelas Rio.
Adapun nelayan yang berhasil diselamatkan yakni Dwi Nur Cahyo (23), warga Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul dan Aziz Ahmadi (29), warga Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek.(nei)
| Update Laka Laut Pantai Baru, Korban Belum Ditemukan, Pencarian Terkendala Ombak Besar |
|
|---|
| Polisi Berhasil Identifikasi Satu Mayat di Sungai Bedog, Keluarga Kenali Korban dari Bukti Pakaian |
|
|---|
| Pencarian Hari Kedua Nelayan Pantai Baru: Tim SAR Gunakan Drone Thermal dan Jukung untuk Sisir Laut |
|
|---|
| Tepergok Chattingan dengan Pria Lain, Istri Kalap 2X Sayat Suami Pakai Pisau, Upaya Kabur Gagal |
|
|---|
| Mengenal Sontrot, Sapi Berbobot 1,50 Ton Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Update-Laka-Laut-Pantai-Baru-Korban-Belum-Ditemukan-Pencarian-Terkendala-Ombak-Besar.jpg)