Pemotongan Sapi Lokal Diperkirakan Meningkat, Guru Besar UGM Dorong Penguatan Populasi Sapi Nasional
Ketahanan pangan Indonesia, khususnya komoditas daging sapi, masih rentan terhadap gejolak eksternal seperti nilai tukar rupiah dan kondisi geopolitik
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Keberlangsungan usaha penggemukan sangat penting karena sektor ini berperan menambah nilai ekonomi, menyerap tenaga kerja, dan menjaga kesinambungan pasokan.
“Kalau memang tidak turun, setidaknya nilai tukar harus stabil sehingga pelaku usaha bisa menghitung biaya usahanya dengan pasti,” ungkapnya.
Sedangkan strategi jangka panjangnya harus difokuskan pada peningkatan populasi sapi nasional melalui program pembiakan (breeding) secara masif.
Salah satu pendekatan yang dinilai paling realistis adalah memanfaatkan lahan perkebunan sawit, kelapa, maupun hutan tanaman industri.
“Strategi jangka panjangnya yaitu dengan meningkatkan populasi melalui program breeding serta integrasi sapi dengan perkebunan dan kehutanan. Dengan cara ini, suatu saat industri penggemukan hewan (feedlot) tidak perlu lagi bergantung pada sapi bakalan impor dari Australia,” ujarnya.
Ia menambahkan dengan startegi yang konsisten dan dukungan kebijakan jangka panjang, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun industri peternakan yang lebih mandiri.
“Ketahanan pangan, khususnya daging sapi, hanya bisa benar-benar kuat jika kita mampu meningkatkan populasi dan mengurangi ketergantungan pada impor,” imbuhnya. (*)
| Satu Sapi Kurban dari Presiden Prabowo untuk Warga Kota Yogya, Disembelih di Kawasan Bantaran Code |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Minta Panitia Kurban Kelola Limbah Rumen dan Kurangi Kantong Plastik |
|
|---|
| Dua Sapi Bantul Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo 2026 |
|
|---|
| Cukupi 97 Persen Kebutuhan Kurban, Pemda DIY dan UGM Terjunkan Ratusan Petugas Antisipasi Penyakit |
|
|---|
| DPP Kulon Progo Pastikan Sudah Tak Ada Kasus PMK, Terakhir Tercatat pada Januari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260805-Peternakan-sapi-di-Yogyakarta.jpg)