JOGJA HARI INI : Kekerasan Anak Tembus 187 Aduan

(DP3AP2KB Kota Yogyakarta menerima 187 laporan terkait dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Hanif Suryo
Lokasi Daycare Little Aresha di Umbulharjo Yogyakarta. Tempat penitipan anak ini menjadi tempat terjadinya kekerasan terhadap para balita yang dititipkan. 

Semisal, tak sabar menunggu sang ayah atau ibunya mengambilkan minum. Tidak cuma menangis histeris, tapi sering kali diikuti dengan membenturkan kepalanya di lantai.

Itulah sekelumit yang dirasakan Galih, yang anaknya merupakan salah satu korban daycare Little Aresha. 

Dia menyadari ada ketidakstabilan emosi sang anak, diduga imbas dari apa yang dirasakan selama dititipkan di Little Aresha dalam 10 bulan terakhir.

Namun, sebelum polisi membongkar kasus ini dua pekan lalu, Galih dan sang istri tidak pernah menyangka jika kejanggalan perilaku sang putra adalah dampak dari perlakuan tak lazim di daycare. 

Semua rangkaian kejanggalan itu baru diketahui apa sebabnya setelah tabir di balik dinding penitipan anak yang memiliki seratusan murid tersebut dibuka oleh aparat penegak hukum.

Dia tidak menyangka dengan apa yang selama ini terjadi di daycare. 

Sang putra dan puluhan anak lainnya mengalami perlakukan yang tidak semestinya diterima bocah yang bicara saja belum benar-benar lancar. 

Tangan, kaki, bahkan tubuh ditali, tanpa dipakaikan baju–hanya mengenakan diapers–adalah fakta yang membuat Galih dan ratusan orang tua lainnya sedih. 

Kondisi seperti itulah yang dirasakan sang anak.

Pada video penggerebekan yang kemudian beredar luas di media sosial, anak Galih ada di sana. 

Hanya mengenakan diapers, duduk tercenung, tapi tangan atau kakinya tidak ditali seperti anak-anak lainnya. 

Kini dia dan sang istri fokus untuk pemulihan psikis sang anak. Berkonsultasi dengan psikolog telah dilakukannya.

“Saya sekarang berharap polisi bisa membongkar kasus ini dengan tuntas,” ucapnya kepada Tribun Jogja, Selasa (5/5/2026). 

Harapan serupa pun membubung di hati para orang tua korban lainnya.

Terima permohonan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved