Dugaan Keracunan Hidangan Pamitan Calon Haji di Tlogoadi, Dinkes Sleman Periksa Sampel Makanan

Sampel yang dikirim ke Labkesmas Yogyakarta antara lain ayam bakar, sambal goreng krecek plus jeroan hingga feses dari salah satu korban.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
DUGAAN KERACUNAN - Sejumlah warga datang untuk memeriksakan kesehatan di posko darurat penanganan dugaan keracunan pangan di Toragan, Tlogoadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Senin (4/5/2026). 

Tuan rumah penyelenggara, Nayuku Bramantyo atau disapa Yoko, mengatakan acara dimulai pukul 08.00 WIB.

Saat memesan nasi kotak, dalam kesepakatannya dikirim pukul 05.30 pagi, tetapi baru sampai dilokasi acara pukul 06.30 WIB.

Ia belum bisa memastikan menu apa yang menimbulkan gejala dugaan keracunan pangan.

Tetapi ia menaruh curiga pada sambal goreng krecek, karena saat hidangan itu disantap rasanya dinilai sudah berbeda. 

"Ada (yang aneh) dari krecek. (Rasanya) itu agak kecut. Bau nggak kelihatan. Tapi rasanya sudah beda," ujarnya. 

Awalnya semua baik-baik saja. Tetapi ia bersama keluarga, setelah menyantap hidangan tersebut mengaku mulai merasakan diare, gejala keracunan pangan, pada Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Yoko mengaku menjadi korban juga bersama ayah dan adiknya.

Ia berharap pihak katering bertanggungjawab atas terjadinya musibah ini. 

Apalagi hingga Senin siang, pihak katering diakui belum ada iktikad baik menghubungi dirinya.

Ia meminta ada proses hukum. 

"Soalnya sudah banyak korban lho. Saya juga korban, bukan pelaku. Dan kami minta denda, kalau bisa denda," ujar dia.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved