Update Gunung Merapi Hari Ini Sabtu 25 April 2026
Kondisi terkini Gunung Merapi menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif dengan intensitas kegempaan yang cukup tinggi.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kondisi terkini Gunung Merapi menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif dengan intensitas kegempaan yang cukup tinggi.
Berdasarkan pengamatan terbaru selama enam jam terakhir, terhitung mulai pukul 00.00-06.00 WIB, puncak gunung saat ini didominasi oleh kabut, namun asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal teramati membumbung setinggi 80 meter dari puncak.
Sementara secara meteorologi, di sekitar lereng mencatat cuaca berawan dengan angin tenang ke arah barat.
Suhu udara berada di kisaran 19.5-20.8°C dengan kelembaban tinggi mencapai 95 persen.
Meskipun secara visual jarak dan arah guguran tidak teramati akibat tertutup kabut, instrumen pemantauan mencatat adanya aktivitas guguran yang intens.
Berikut rincian kegempaan yang terjadi dikutip dari laman ESDM:
Gempa Guguran: 33 kali
Gempa Hybrid/Fase Banyak: 12 kali
Gempa Vulkanik Dangkal:1 kali
Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Jumat Pagi 24 April 2026: Teramati 17 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak
Peta Potensi Bahaya
Otoritas terkait menetapkan radius bahaya yang harus diwaspadai oleh masyarakat, terutama pada sektor selatan-barat daya dan tenggara:
* Selatan-Barat Daya
Sungai Boyong 5 km
Bedog, Krasak, Bebeng 7 km
* Tenggara
Sungai Woro 3 km
Sungai Gendol 5 km
Rekomendasi bagi Masyarakat dan Wisatawan
Mengingat status Merapi yang masih aktif, masyarakat diminta untuk mematuhi poin-poin keamanan berikut:
1. Kosongkan Zona Bahaya: Tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya yang telah ditetapkan.
2. Antisipasi Abu & Lahar: Siapkan pelindung diri dari abu vulkanik dan waspadai bahaya lahar dingin, terutama saat terjadi hujan di hulu sungai.
3. Hentikan Penambangan: Aktivitas penambangan di alur sungai yang berhulu di Merapi (KRB III) direkomendasikan untuk dihentikan total.
4. Sektor Pariwisata: Pelaku wisata diminta tidak mendekati bukaan kawah dalam radius 5 km dari puncak.
Pihak berwenang menegaskan bahwa jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali secara berkala.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BPPTKG.
| Aktivitas Gunung Merapi Jumat Pagi 24 April 2026: Teramati 17 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Update Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Kamis 23 April 2026: Teramati 14 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Dalam 6 Jam Terakhir, Gunung Merapi Meluncurkan 18 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Selasa 21 April 2026 Pagi: Teramati 13 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Senin 20 April 2026: Teramati Guguran Lava dan Awan Panas Guguran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262404-Aktivitas-Merapi-hari-ini.jpg)