Potensi Hadyu Mulai Digarap Melalui Keterlibatan Peternak Lokal
Hadyu adalah hewan ternak, seperti kambing atau sapi, yang disembelih oleh jemaah haji sebagai bentuk denda atau bagian dari pelaksanaan ibadah
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Direktur Utama PT Qeeta Group Indonesia, Taufik Surrahman, saat berkunjung ke peternak lokal DIY
Keterlibatan peternak lokal di sisi lain membuka peluang peningkatan kapasitas produksi dan daya saing. Mereka mulai masuk dalam sistem yang lebih terstruktur, meski tetap membutuhkan dukungan pembiayaan, pakan, serta pendampingan berkelanjutan agar mampu memenuhi standar yang ditetapkan.
Kontrak hadyu ini menjadi langkah awal membangun rantai pasok berbasis lokal dalam ekonomi haji. Keberlanjutannya akan sangat ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan di lapangan serta dukungan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal sertifikasi, karantina, hingga akses pembiayaan dan perdagangan.
“Kalau ekosistem ini dijaga dan dikembangkan, Indonesia bisa menjadi bagian penting dalam rantai pasok global,” ujar Taufik.(nto)
Baca Juga
| Pemkab Kulon Progo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Mayoritas Kelompok Usia Lanjut |
|
|---|
| Kisah Mbah Mardijiyono: Usia 103 Tahun, Tunaikan Wasiat Istri Jadi Jemaah Haji Tertua DIY |
|
|---|
| Cetak Sejarah! 3.830 Calhaj DIY Berangkat via Embarkasi Hotel Pertama di Indonesia |
|
|---|
| Pertama di Dunia! Embarkasi Haji Kulon Progo Operasikan Layanan Berbasis Hotel Berbintang |
|
|---|
| Perkuat Ketahanan Pangan: Puluhan Peternak Ayam Buras Magelang Digembleng Inovasi dan Strategi Pasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Potensi-Hadyu-Mulai-Digarap-Melalui-Keterlibatan-Peternak-Lokal.jpg)