Pemda DIY Dorong Bandara YIA Layani Penerbangan Umrah Langsung
Pemda DIY mendorong pengembangan YIA di Kulon Progo melayani penerbangan umrah secara langsung di masa mendatang
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Pemda DIY mendorong pengembangan YIA di Kulon Progo melayani penerbangan umrah secara langsung di masa mendatang.
- Pemda juga mengevaluasi fungsi sejumlah aset daerah di Kulon Progo agar dapat memberikan kontribusi ekonomi yang lebih optimal.
- Ini menjadi fokus utama dalam rangkaian kunjungan kerja Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, ke Kabupaten Kulon Progo, Selasa (14/4/2026) lalu.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pengembangan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kabupaten Kulon Progo agar tidak sekadar menjadi titik embarkasi dan debarkasi haji, melainkan juga melayani penerbangan umrah secara langsung di masa mendatang.
Selain optimalisasi bandara, Pemda DIY juga mengevaluasi fungsi sejumlah aset daerah di Kulon Progo agar dapat memberikan kontribusi ekonomi yang lebih optimal.
Hal ini menjadi fokus utama dalam rangkaian kunjungan kerja Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, ke Kabupaten Kulon Progo, pada Selasa (14/4/2026) lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Ni Made didampingi oleh ketiga Asisten Setda DIY, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda DIY.
Kunjungan kerja diawali dengan pertemuan bersama General Manager (GM) Bandara Internasional Yogyakarta yang baru bertugas, Muhammad Thamrin.
Agenda utama yang dibahas adalah koordinasi persiapan pelaksanaan embarkasi haji perdana dari DIY yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 mendatang, sekaligus menjajaki peluang pengembangan YIA untuk layanan perjalanan ibadah umrah.
Terkait wacana tersebut, Ni Made memproyeksikan adanya integrasi antara penerbangan umrah dengan paket wisata mancanegara.
"Umrahnya ini bisa nanti ada kaitannya mungkin dengan direct/langsung. Kemudian menjalin kerja sama dengan pihak yang mengelola paket-paket wisata di mana gitu yang di luar negeri, sehingga kemudian bisa langsung. Misalnya umrah habis itu mau ke Turki atau mau ke mana gitu. Ini cuman inisiasi saja. Baru cerita-cerita bagaimana ke depan itu mengembangkan Bandara YIA tidak hanya sebagai embarkasi-debarkasi haji, tetapi bagaimana ke depan untuk umrahnya itu juga bisa," ungkap Ni Made.
Gagasan ini mendapat dukungan penuh dari pihak GM Bandara Internasional Yogyakarta yang berkomitmen mengoptimalkan YIA sebagai bandara embarkasi-debarkasi haji. Ni Made meyakini kelancaran rencana ini sangat bergantung pada sinergi antarinstitusi.
"Hubungan baik, kerja sama yang baik, kolaborasi yang baik gitu dengan YIA ataupun pemerintah daerah Ini menjadi bagian penting untuk pengembangan ke depan," kata Ni Made.
Evaluasi Aset Pelabuhan hingga Agrowisata
Setelah berkoordinasi di YIA, agenda kunjungan dilanjutkan dengan pemantauan langsung ke Pelabuhan Tanjung Adikarto.
Di lokasi ini, jajaran Pemda DIY meninjau kelayakan aset untuk menentukan apakah fasilitas tersebut masih dapat dipertahankan sebagai pelabuhan kelautan atau perlu dialihfungsikan akibat kendala alam.
"Supaya ini bisa optimal. Jadi banyak teknis yang kita diskusikan di situ. Karena kan sedimentasinya cukup tinggi ya, cukup besar. Jadi untuk optimal pemanfaatannya juga ini yang mungkin menjadi bagian penting ke depan yang perlu kita lihat. Apakah ini tetap bisa menjadi pelabuhan atau mungkin ada pemanfaatan atau fungsi-fungsi lain untuk itu. Jadi banyak hal ya karena namanya juga alam. Perlu ada rekayasa tertentu untuk kemudian itu bisa menjadi optimal," jelas Ni Made.
Rombongan kemudian beranjak menuju Unit Kerja Tambak UPTD Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura yang berada di bawah naungan DPKP DIY. Peninjauan difokuskan pada proses pembenihan kelapa kopyor serta ragam benih tanaman berkualitas tinggi lainnya.
| Duel Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta Sore Ini, Misi Laskar Mataram Akhiri Tren Minor |
|
|---|
| Tampil Lebih Ekspresif dengan Naked Handlebar Honda Vario 125 Street |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Jumat 17 April 2026: Teramati Ada 14 Guguran Lava |
|
|---|
| Tidak Lagi Butuh Calo, Warga Jogja Girang Urus Pajak Kendaraan Bekas Kini Tanpa KTP Asli Pemilik |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi SIM Keliling dan SIM Corner di Jogja Hari Ini, Jumat 17 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Embarkasi-Haji-DIY-di-YIA-Kulon-Progo-Diklaim-Siap-90-Persen-Keberangkatan-Perdana-21-April.jpg)