STIPRAM Yogyakarta Pacu Kompetensi Global Lulusan Pariwisata
Pemimpin pariwisata di masa depan adalah mereka yang mampu beradaptasi, memiliki ketahanan mental, serta bertindak lokal meski berpikir secara global.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan lima tim dosen dalam meraih pendanaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Kemdiksaintek 2026 yang mencakup berbagai skema, mulai dari Penelitian Dosen Pemula, Fundamental Reguler, Terapan-Luaran Prototipe, hingga skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula.
Di samping itu, tren positif juga ditunjukkan melalui peningkatan ragam prestasi mahasiswa di level nasional maupun internasional, serta komitmen kampus dalam menyediakan akses pendidikan inklusif dan merata bagi seluruh pelajar di Indonesia lewat program Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) maupun berbagai skema beasiswa internal lainnya.
Sebagai langkah perbaikan tata kelola internal demi mengakomodasi dinamika akademik mahasiswa, STIPRAM juga mengumumkan kebijakan baru terkait penjadwalan wisuda.
Mulai tahun 2026, seremoni kelulusan yang sebelumnya digelar tahunan akan dilaksanakan dua kali dalam setahun.
“Dengan kebijakan ini, diharapkan proses pengukuhan kelulusan menjadi lebih terjadwal, efektif, dan responsif terhadap dinamika akademik,” pungkas Syamsu. (*)
| Angka Kunjungan Wisatawan Turun, Pelaku Wisata di Magelang Raya Sepakat Saling Promosikan Destinasi |
|
|---|
| Jejak Digital Berpotensi Menyeret Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman |
|
|---|
| Pendapat Ahli Hukum Pidana Soal Nasib Sri Purnomo Menjelang Vonis di PN Tipikor Yogyakarta |
|
|---|
| TKP Senopati Kini Hanya untuk Parkir Mobil, Bus Pariwisata Diarahkan ke Ngabean dan Giwangan |
|
|---|
| Pembelaan Terakhir Sri Purnomo Sebelum Sidang Vonis, Bersikeras Unsur Korupsi Tidak Terbukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261604-Wisuda-Stipram-Jogja.jpg)