Optimalkan Data Desa, Tiga Kalurahan di Tempel Sleman Dicanangkan Jadi Desa Cantik
Kepala BPS Sleman, Widhi Pranowo mengatakan tujuan dari program Desa Cantik untuk meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- BPS Sleman bersama Pemkab Sleman mencanangkan tiga kalurahan di Tempel sebagai Desa Cantik 2026.
- Program ini bertujuan meningkatkan literasi statistik perangkat desa dan memastikan pembangunan berbasis data akurat.
- Desa Cantik diharapkan mampu mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat secara mandiri berbasis data.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mencanangkan tiga kalurahan di Kapanewon Tempel sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026, bertempat di Kantor Kalurahan Margorejo, pada Selasa (14/4/2026).
Langkah ini diambil untuk memperkuat tata kelola data di tingkat desa untuk memastikan program pembangunan di wilayah tersebut berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.
Tingkatkan kesadaran perangkat
Kepala BPS Sleman, Widhi Pranowo mengatakan tujuan dari program Desa Cantik untuk meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik. Selain juga sebagai standarisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik.
"Program ini diharapkan pula dapat mengoptimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa tepat sasaran," katanya.
Tiga kalurahan jadi Desa Cantik
Tiga Kalurahan di Tempel, Kabupaten Sleman yang dicanangkan menjadi Desa Cantik yakni Kalurahan Margorejo, Pondokrejo, dan Sumberrejo. Pencanangan dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong, penandatanganan piagam, dan penyematan selempang kepada agen statistik masing-masing Kalurahan.
Program Desa Cantik di Kabupaten Sleman ini telah dimulai sejak 2022. Sejumlah Kalurahan yang sebelumnya telah dicanangkan menjadi Desa Cantik, di antaranya Kalurahan Ambarketawang Gamping, Mergoagung Seyegan, Wukirsari Cangkringan, dan Mororejo Tempel.
Langkah strategis
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang hadir dalam kegiatan ini menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Sleman. Menurut Danang, program Desa Cantik ini merupakan sebuah langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini, yaitu pembangunan berbasis data yang akurat dan terkini.
"Melalui program ini, kalurahan memiliki tugas yang cukup penting, yakni mampu mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakatnya secara mandiri berbasis data," ujar dia.(*)
| Sisi Kanan Pertahanan Jadi Titik Rawan, PSS Sleman Coba Beberapa Opsi Pemain |
|
|---|
| 1.516 Jemaah Calon Haji Sleman Mulai Diberangkatkan 21 April Lewat Bandara YIA |
|
|---|
| Viral, Excavator Masuk Tenda Hajatan di Banyurejo Sleman, Begini Ceritanya |
|
|---|
| PSS Sleman U19 Perbaiki Kekurangan Sebelum Hadapi Persiraja |
|
|---|
| Gudang Bekas Kandang Puyuh di Berbah Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Optimalkan-Data-Desa-Tiga-Kalurahan-di-Tempel-Sleman-Dicanangkan-Jadi-Desa-Cantik.jpg)