Perluas Jaringan, Penyedia Layanan Internet Asal Jogja Ini Tekankan Jurus Pemberdayaan Masyarakat
Perluasan jaringan harus berjalan beriringan dengan upaya membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan warga setempat.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ekspansi jaringan internet di wilayah Yogyakarta dewasa ini tidak lagi sekadar soal pembangunan infrastruktur fisik.
Lebih dari itu, pendekatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.
Hal inilah yang tengah ditekankan GMEDIA (PT Media Sarana Data) melalui layanan retail Fiberstream, yang mengintegrasikan program Corporate Shared Value (CSV) sebagai strategi utama untuk memperkuat kehadiran mereka di tengah masyarakat DIY.
Bagi GMEDIA, perluasan jaringan harus berjalan beriringan dengan upaya membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan warga setempat.
Managing Director GMEDIA, Budiyanto, menegaskan bahwa faktor kepercayaan publik menjadi landasan penting dalam pertumbuhan layanan retail.
Melalui pendekatan CSV, Fiberstream diposisikan bukan hanya sebagai penyedia jasa internet, melainkan bagian dari ekosistem lokal yang tumbuh bersama masyarakat.
"Pengembangan jaringan tidak cukup hanya dengan menghadirkan infrastruktur. Kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam pertumbuhan layanan retail," ujarnya, Minggu (12/4/2026).
"Karena itu, kami mengintegrasikan pendekatan sosial melalui CSV, agar kehadiran Fiberstream dapat diterima dan memberi manfaat nyata," tambah Budiyanto.
Baca juga: Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Biaya dan Keberangkatan Jemaah Haji Khusus di Yogyakarta
Kolaborasi
Salah satu pilar utama dalam pendekatan tersebut adalah kolaborasi langsung dengan warga masyarakat melalui penguatan peran agen lokal.
Hingga sejauh ini, Fiberstream telah melibatkan ratusan agen lokal sebagai mitra yang memahami karakteristik kebutuhan di wilayahnya masing-masing.
"Fiberstream sekarang melibatkan lebih dari 400 agen lokal yang turut membuka peluang penghasilan baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonom," cetusnya.
Langkah ekspansi juga diperkuat dengan rekam jejak kontribusi sosial yang konsisten, di mana data menunjukkan lebih dari 1.000 siswa telah menerima bantuan pendidikan berupa perlengkapan sekolah.
Di sisi aksesibilitas informasi, GMEDIA pun menghadirkan lebih dari 1.800 titik Digital Hub dengan akses internet gratis di berbagai fasilitas umum, seperti tempat ibadah dan ruang publik.
"Selain itu, aspek sosial keagamaan juga disentuh melalui program Gerakan Membersihkan Tempat Ibadah (GEMATI) yang sudah dilaksanakan di lebih dari 200 titik wilayah operasional," pungkasnya. (*)
| Pemkot Yogya-Bulog Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari dan Maret 2026 |
|
|---|
| Pemkab Bantul dan DPD REI DIY Salurkan Bantuan Sembako bagi 500 Pekerja Layanan Publik |
|
|---|
| Mahasiswa Tolikara IKB-PMPT se-Jawa-Bali Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Distrik Karubaga |
|
|---|
| BHR Buat Driver Ojol Sudah Cair, Ada yang Terima Rp 200 Ribu Hingga Rp 900 Ribu |
|
|---|
| Total Alokasi BHR Driver Grab Naik Dua Kali Lipat, Pengemudi di Yogyakarta Menanti Kepastian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261204-Bantuan-Perlengkapan-Sekolah-GMedia.jpg)