Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Bantul, Kepala SDN Monggang Beberkan Kronologinya
Semua siswa SDN Mogangan yang diduga keracunan sudah mendapatkan penanganan dari pihak Puskesmas Pundong dan tidak ada yang menjalani rawat inap.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jumlah siswa diduga keracunan menu dari Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Monggang, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, dilaporkan bertambah.
Kepala SDN Monggang, Sumarni, menuturkan bahwa menu paket MBG tersebut dikirim pihak SPPG Srihardono 1 pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Selanjutnya, menu MBG langsung ditata agar mudah dibagikan per kelas.
"Menu yang datang langsung kami tata sesuai jumlah kelas masing-masing. Setelah jam istirahat, MBG kami bagi per kelas. Terus dimakan sama anak-anak. Tetapi siswa kelas 6 itu belum selesai makan, itu menemukan belatung di makanan MBG," katanya, saat dijumpai wartawan di SD Negeri Monggang, Kamis (9/4/2026).
Dikatakannya, sebelum selesai makan, ada satu siswa yang menemukan ulat kecil di dalam sayur pakcoy garlic.
Menu tersebut langsung dibawa ke kantor guru SDN Monggang.
Bau Menyengat
Sesampai di ruangan guru, tercium bau yang menyengat, sedangkan posisi ompreng MBG belum dibuka.
"Terus pas ompreng dibuka kami cari yang bau yang mana. Ternyata yang bau dari menu susu. Pak guru juga langsung memencet (membuka) minuman susu itu, terus baunya sangat menyengat. Iya (kayak basi)," ujar Sumarni.
Diduga ulat tersebut berasal dari susu yang basi.
Sedangkan, susu yang didistribusikan oleh pihak SPPG merupakan susu dengan brand tertentu dan masih memiliki masa kedaluwarsa cukup lama.
Pihak sekolah langsung menindaklanjuti dan meminta anak-anak yang belum mengonsumsi MBG untuk tidak konsumsi dulu.
Menu itu selanjutnya dikumpulkan ke kantor dan akan dikembalikan ke SPPG.
Baca juga: Viral Ketua OSIS Dicopot karena Kritik MBG, 7 Fakta Klarifikasi Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta
Siswa Muntah
Tak lama kemudian ada anak yang mengalami muntah-muntah dikarenakan sempat mengonsumsi menu MBG itu.
Siswa itupun dilarikan ke Puskesmas Pundong untuk mendapatkan penanganan medis.
Beberapa siswa lainnya yang sudah mengonsumsi menu MBG itu juga turut mengalami pusing, mual dan muntah.
| Langkah Serius Pemda DIY Sikapi Kekerasan Jalanan: Perkuat Pendidikan Karakter hingga Hukuman Tegas |
|
|---|
| Alasan Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Setelah Dibuka Beberapa Jam |
|
|---|
| Kedok Laki-laki Jadian di Malang Terbongkar Saat Malam Pertama |
|
|---|
| Belasan Siswa di Pundong Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bantul Uji Lab Sampel Susu dan Makanan |
|
|---|
| Dubes Inggris Kunjungi Stasiun Yogyakarta, Perkuat Kolaborasi Perencanaan Tata Kota Terintegrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260904-Suasana-di-SDN-Monggang-Bantul.jpg)