Syarat Berdarah Keluar Geng Pascal: Remaja di Yogya Dibacok Saat Duel "Gladiatoran"

Ingin keluar dari geng motor justru berujung menjadi korban penganiayaan.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Chat GBT
Ilustrasi perkelahian 

Ringkasan Berita:
  • Korban (RA) terpaksa melakoni duel satu lawan satu atau "gladiatoran" di Jalan Ki Mangunsarkoro sebagai syarat wajib untuk keluar dari keanggotaan Geng Pascal.
  •  Dalam duel tersebut, RA menderita luka bacok di ketiak dan perut akibat serangan tersangka (FI) yang menggunakan celurit, sementara 13 anggota geng lainnya menonton di lokasi
  • Polresta Yogyakarta berhasil mencokok FI beserta barang bukti dua bilah celurit.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ingin keluar dari geng motor justru berujung menjadi korban penganiayaan.

Hal itulah yang dialami oleh remaja berinisial RA ini.

RA mengalami luka bacok di sejumlah tubuhnya setelah meladeni tantangan duel "gladiatoran" dengan anggota Geng Pascal demi menebus kebebasannya.

RA yang mengalami luka bacok di sejumlah tubuhnya akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasus duel " gladiatoran" itu kemudian dilaporkan oleh RA ke kepolisian.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan.

Hasilnya, satu anggota Geng Pascal berhasil diamankan dan resmi ditetapkan menjadi tersangka.

Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang didapatkan, polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku duel "gladiatoran" di wilayah Gunungketur.

“Dari pengembangan dan dilanjut melaksanakan penangkapan berkaitan tindak pidana penganiayaan pada hari Rabu 25 Maret 2026, pukul 03.00 WIB di Jalan Ki Mangunsarkoro, Gunungketur, Pakualaman Yogyakarta terhadap salah satu pelaku berinisial FI yang melakukan penganiayaan pada  RA,” katanya, Kamis (3/4/2026).

Baca juga: Kronologi Laka Maut Dua Pengendara Scoopy Lawan Arus Jalan Yogya–Wates

Kronologi Duel Gladiatoran

Kasus duel "gladiatoran" ini bermula ketika korban berinisial RA datang  rumah temannya yang bernama AP untuk curhat soal syarat keluar dari Geng Pascal.

Saat itu hadir juga rekan AP yakni BP dan MR.

Dalam pertemuan itu, korban RA mengaku ditantang berkelahi jika ingin keluar dari Geng Pascal.

RA saat itu menyebut syarat berkelahi dengan sebutan duel " gladiatoran" agar bisa keluar dari Geng remaja tersebut.

“RA menyampaikan kepada AP bahwa mereka sedang ditantang berkelahi oleh para terlapor dikarenakan memiliki keinginan untuk keluar dari kelompok atau geng yang disebut "Geng Pascal,” ungkapnya.

RA yang ingin keluar dari Geng Pascal akhirnya sepakat untuk memenuhi syarat itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved