Sukses Digelar, Ini Daftar Jawara Basket dan Futsal SD se-DIY di Espeelsa Cup 2026

Espeelsa Cup 2026 dirancang untuk mengasah mentalitas siswa sejak dini agar memiliki kepercayaan diri yang kuat dalam menghadapi masa depan.

Tayang:
Tribun Jogja/R.Hanif Suryo Nugroho
JUARA - Tim bola basket putri SD Kalam Kudus berfoto bersama memegang trofi dan simbolis hadiah uang pembinaan seusai dinobatkan sebagai Juara 1 pada penutupan ajang Espeelsa Cup 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, Rabu (1/4/2026). SD Kalam Kudus berhasil mengunci gelar juara tingkat sekolah dasar se-Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut usai menundukkan SD Budi Utama dengan skor 28-17 di partai final. Kompetisi tahunan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan mental dan pengembangan talenta olahraga usia dini. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kompetisi olahraga tahunan tingkat Sekolah Dasar se-Daerah Istimewa Yogyakarta, Espeelsa Cup 2026, resmi berakhir dengan mengukuhkan deretan jawara baru pada cabang bola basket dan futsal setelah bergulir selama lima hari di Gelanggang Olahraga SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, Rabu (1/4/2026).

Gelaran yang berlangsung sejak 28 Maret hingga 1 April 2026 ini menempatkan SD Kalam Kudus sebagai peraih Juara 1 basket putri yang berhak atas Piala Gubernur DIY dan uang pembinaan setelah menunjukkan dominasinya di partai puncak.

Pada laga final yang berlangsung sengit, SD Kalam Kudus sukses mengungguli SD Budi Utama Yogyakarta dengan skor akhir 28-17, yang membuat SD Budi Utama harus puas menempati posisi Juara 2 dan memboyong Piala Wali Kota Yogyakarta, sementara posisi Juara 3 basket putri diraih oleh SD Teruna Bangsa.

Dominasi sekolah-sekolah unggulan juga terlihat pada kategori basket putra, SD Budi Utama berhasil membalas dengan merebut predikat Juara 1, disusul oleh SD Kalam Kudus sebagai Juara 2, dan SD Teruna Bangsa yang kembali menempati posisi Juara 3. 

Sementara itu, keriuhan di lapangan futsal berakhir dengan keberhasilan SDK Kalasan yang keluar sebagai Juara 1 setelah menyisihkan lawan-lawan tangguhnya.

Posisi kedua pada cabang futsal putra diraih oleh SDK Sang Timur Yogyakarta, sedangkan posisi ketiga ditempati oleh SD Joannes Bosco, melengkapi daftar pemenang dalam kompetisi yang diikuti oleh total 14 tim basket dan 15 tim futsal dari berbagai wilayah di DIY ini.

Apresiasi dan Rasa Syukur

Dalam seremoni penutupan, Ketua Yayasan Pangudi Luhur (YPL) Perwakilan Yogyakarta, Bruder Agustinus Sudarmadi FIC, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menjaga kelancaran turnamen tahunan ini.

Bruder Sudarmadi menegaskan bahwa setiap prestasi yang diraih di lapangan merupakan kristalisasi dari upaya keras yang konsisten, sembari mengingatkan bahwa esensi dari kompetisi ini adalah persaudaraan. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan bahwa SMP Pangudi Luhur 1 Timoho bisa menyelenggarakan kompetisi basket dan futsal yang pada hari ini sudah akan berakhir, serta berterima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan kegiatan dengan baik, sekolah-sekolah, dan para siswa yang telah berpartisipasi penuh tanggung jawab sehingga kompetisi berlangsung meriah.

"Saya yakin kompetisi ini bisa sukses karena adanya dukungan dari sekolah-sekolah. Dan profisiat kepada sekolah-sekolah yang memenangkan kompetisi ini, baik di cabang basket maupun futsal. Saya yakin kemenangan itu bukan sebuah kebetulan, melainkan hasil perjuangan panjang. Bagi yang belum juara, tidak perlu kecewa dan tidak perlu berkecil hati. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk terus berlatih. Lalu, kami juga memohon maaf apabila ada kekurangan-kekurangan selama penyelenggaraan kompetisi ini. Kami berharap, jika ada persoalan-persoalan, dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Kita ingin membangun persaudaraan antar-sekolah melalui kompetisi ini. Bukan yang lain. Kita ingin kompetisi ini mewadahi para siswa untuk mengembangkan talenta dan potensinya," ungkap Bruder Agustinus Sudarmadi.

Baca juga: Mobil Dinas Wali Kota Yogyakarta Ikut Terdampak Plafonisasi, Cuma Dijatah BBM 5 Liter Per Hari

Keberhasilan penyelenggaraan Espeelsa Cup 2026 ini tidak lepas dari visi SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta sebagai institusi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan minat dan bakat anak di bidang olahraga

Asah Mentalitas Siswa 

Sejak dibuka secara langsung oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, Deni Sudaryanto, ajang ini memang didesain untuk menjadi lebih dari sekadar perebutan gelar juara. 

Kepala SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, Bruder Yustinus Tri Haryadi FIC, S.Pd., menekankan bahwa turnamen ini dirancang untuk mengasah mentalitas siswa sejak dini agar memiliki kepercayaan diri yang kuat dalam menghadapi masa depan.

Lebih lanjut, Bruder Yustinus Tri Haryadi menjelaskan bahwa hadirnya Espeelsa Cup 2026 ini diharapkan dapat menjadi wadah tahunan bagi siswa-siswi SD di DIY untuk mengembangkan minat dan bakat dalam bidang olahraga, khususnya basket dan futsal. 

Melalui ajang ini, SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan performa terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran di lapangan, karena kompetisi ini bukan sekadar tentang mencari pemenang, melainkan tentang mengasah mental juara, mempererat tali persaudaraan antar-siswa SD se-DIY, serta membangun kepercayaan diri untuk terus berprestasi di masa depan. 

Upaya tersebut sejalan dengan ketersediaan berbagai wadah ekstrakurikuler di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta yang siap mengakomodasi talenta-talenta lulusan SD tersebut agar terus berkembang secara maksimal pada jenjang pendidikan selanjutnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved