Mobil Dinas Wali Kota Yogyakarta Ikut Terdampak Plafonisasi, Cuma Dijatah BBM 5 Liter Per Hari
Aturan tegas pembatasan BBM itu diterapkan untuk seluruh kendaraan tanpa terkecuali, termasuk mobil dinas Wali Kota Yogyakarta
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Mobil dinas Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ikut terkena dampak penghematan BBM yang bakal diterapkan Pemkot Yogyakarta
- Nantinya, mobil dinas di lingkungan Pemkot Yogyakarta hanya dijatah BBM 5 liter per hari, kemudian sepeda motor 1 liter.
- Wali Kota mendorong gerakan moral pada seluruh pegawai Pemkot Yogyakarta untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor ke kantor.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pembatasan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) atau plafonisasi untuk kendaraan dinas di lingkup Pemkot Yogyakarta bakal diterapkan mulai pekan depan.
Melalui kebijakan yang ditempuh untuk upaya penghematan energi tersebut, nantinya mobil dinas hanya dijatah BBM 5 liter per hari, kemudian sepeda motor 1 liter.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan aturan tegas itu diterapkan untuk seluruh kendaraan tanpa terkecuali, termasuk mobil dinasnya sendiri.
Namun, mantan Kepala BKKBN RI tersebut menyampaikan, untuk keperluan kedinasan selama ini, alokasi bahan bakar 5 liter per hari cenderung sudah cukup memadahi.
"Ya lima liter juga, ya nggak apa-apa kan. Tapi kan saya tidak pernah jauh-jauh. Kalau pulang ke Kulon Progo pakai mobil sendiri," terangnya, diikuti gelak tawa, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Pemkot Yogyakarta Terapkan WFH Tiap Jumat Mulai Pekan Depan, Jatah BBM Kendaraan Dinas Dibatasi
Bukan tanpa alasan, Hasto sempat menyinggung fenomena maraknya mobil dinas yang dibawa pulang, terutama oleh ASN yang tinggal di luar Kota Yogyakarta.
Sehingga, ia pun mendorong sebuah gerakan moral pada seluruh pegawai Pemkot Yogyakarta untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor ke kantor.
"Sifatnya gerakan moral. Tidak hanya satu hari, ya sebanyak mungkin hari. Kan kita masuknya 4 hari terutama kan, kalau bisa sebanyak mungkin tidak pakai kendaraan yang ber-BBM," tandasnya.
"Ya, InsyaAllah kita bisa kasih contoh. Artinya motornya, atau mobilnya itu tidak harus digunakan (setiap hari), bisa di-off-kan dulu kendaraannya," pungkas Hasto. (*)
| Lanjutkan Normalisasi Sungai, Pemkot Yogyakarta Anggarkan Rp200 Juta untuk Sewa Alat Berat |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Luncurkan 'Wamira', Jadi Unit Usaha Koperasi Merah Putih |
|
|---|
| Dukung Wacana 'Urban Rafting' di Tengah Kota, FAJI DIY Sebut Sungai Code Menarik untuk Pemula |
|
|---|
| Susuri Sungai Code, Wali Kota Hasto Wardoyo Gali Potensi Wisata Minat Khusus 'Urban Rafting' |
|
|---|
| Pemkab Bantul Mulai Terapkan Kebijakan Masuk Kerja Tanpa Kendaraan BBM Fosil Bagi ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wali-Kota-Yogyakarta-Hasto-Wardoyo-saat-ditemui-di-Balai-Kota-Yogyakarta-Rabu-25226.jpg)