Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Rute Perjalanan Haji 

Situasi geopolitik di Timur Tengah akibat perang Amerika-Israel dengan Iran sempat memicu kekhawatiran bagaimana perjalanan haji

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
CALON HAJI - Ratausan calon jemaah haji khusus yang terdaftar melalui Al Anshor Tours memasuki tahap akhir persiapan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H / 2026 M. Para jemaah mengikuti agenda pemantapan manasik haji di Prima SR, Jalan Magelang, Kabupaten Sleman, Sabtu (28/3/2026). 

Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh DIY, Jauhar Mustofa mengatakan perjalanan ibadah haji khusus disesuaikan dengan masing-masing biro perjalanan.

Ini berbeda dengan haji reguler yang waktunya dikelola Kementerian. Menurutnya, jumlah jemaah haji reguler di DIY yang diberangkatkan ke tanah suci tahun ini ada 3.738 orang.

Ia berharap menjelang keberangkatan haji, eskalasi di timur tengah kian mereda sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ibadah. 

"Tetapi InsyaAllah sampai hari ini, sesungguhnya jalur (penerbangan) dari Jakarta,  Indonesia ke Jeddah Madinah aman. Jadi tidak melintasi negara yang sedang berkonflik. Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami akan terus memantau dan menyiapkan opsi maupun mitigasinya, seandainya eskalasi semakin memanas,"kata Jauhar. Ia memastikan tahapan haji saat ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved