Uang Kartal di DIY Terserap Rp4,71 Triliun Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Serambi 2026 merupakan upaya Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang layak edar selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Realisasi uang kartal melalui Semarak Rupiah Ramadan Dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 mencapai Rp4,71 triliun.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo mengatakan Serambi 2026 merupakan upaya Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang layak edar selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Tahun ini, pihaknya menyediakan Rp4,99 triliun. Artinya realisasi uang kartal yang keluar dari BI DIY sebesar 94,39 persen.
"Ada peningkatan sebesar 2,4 persen dari realisasi outflow Ramadan dan Idulfitri 2025, yang tercatat sebesar Rp4,6 triliun," katanya, Jumat (27/3/2026).
Ia menerangkan peningkatan ini terjadi karena terjaganya aktivitas ekonomi dan likuiditas masyarakat.
Selain itu juga didukung oleh peningkatan kebutuhan uang kartal dan libur panjang, serta pemenuhan kebutuhan ATM selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Baca juga: Dosen UGM Mewanti-wanti Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Stabilitas Harga Pangan
Pihaknya juga memberikan kemudahan akses terhadap uang kartal melalui Serambi yang dilaksanakan pada 23 Februari hingga 12 Maret 2026.
"Total kuota sebanyak 15.000 paket, disalurkan di lokasi-lokasi strategis seperti masjid, kantor Bank umum, dan lokasi penukaran uang terpadu," terangnya.
Pihaknya pun berkomitmen untuk selalu menjaga ketersediaan uang Rupiah yang cukup, berkualitas, dan tepat waktu.
Di sisi lain, ia juga terus mendorong efisiensi sistem pembayaran melalui penguatan transaksi nontunai.
"Sinergi antara pemenuhan kebutuhan uang kartal, layanan kas, serta digitalisasi sistem pembayaran diharapkan dapat mendukung stabilitas dan kelancaran aktivitas ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta," imbuhnya. (*)
| Ramai Diserbu Sales, Warga Pengasih Kulon Progo Diimbau Gunakan UGR Tol Yogyakarta-YIA Secara Bijak |
|
|---|
| Warga 4 Kalurahan di Kulon Progo Terima Ganti Rugi Tol Jogja-YIA, Nilainya Ratusan Miliar |
|
|---|
| Harga Hewan Kurban Naik, BI DIY Prediksi Dampak ke Inflasi Tidak Signifikan |
|
|---|
| BI DIY Optimistis Ekonomi DIY Tumbuh 5,7 -6,5 Persen Tahun 2026 |
|
|---|
| Dosen FEB UGM Sebut Pelemahan Rupiah Masih Bersifat Jangka Pendek, Namun Perlu Mitigasi Serius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Takut-Kehabisan-Warga-Jogja-Pilih-Tukarkan-Uang-Baru-Lebih-Awal.jpg)