Dipenuhi Sampah Saat Banjir, Sungai Winongo Jadi Sorotan Warganet

Kondisi memprihatinkan Sungai Winongo terekam dalam video viral yang diunggah di Instagram pada Kamis (26/3/2026) kemarin.

Tribun Jogja/Dok Tangkapan Layar
Kolase tangkapan layar media sosial Instagram @jogja_admin yang memperlihatkan kondisi Sungai Winongo dipenuhi sampah, baru-baru ini. 

Ringkasan Berita:
  • Video viral menunjukkan Sungai Winongo dipenuhi sampah saat banjir, diduga berasal dari limbah rumah tangga dan memicu perhatian warganet.
  • Sumber sampah belum diketahui pasti, diduga dari pembuangan liar di bantaran sungai atau kiriman dari hulu saat debit air meningkat.
  • DLH Bantul akan cek lapangan dan koordinasi penanganan; warga diimbau tidak buang sampah sembarangan karena ada sanksi pidana dan denda.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kondisi memprihatinkan Sungai Winongo terekam dalam video viral yang diunggah di Instagram pada Kamis (26/3/2026) kemarin.

Aliran sungai dipenuhi sampah yang diduga berasal dari rumah tangga saat Sungai Winongo banjir.

Kondisi itu memicu perhatian dan ragam komentar dari warga pengguna media sosial.

"Penampakan Sungai Winongo sore tadi dipenuhi sampah yang terbawa banjir, setelah sekitar dua mingguan Jogja tidak hujan," tulis keterangan video yang diunggah di akun @jogja_admin, dikutip Tribunjogja.com, Jumat (27/3/2026).

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti sumber sampah yang hanyut terbawa arus tersebut.

Belum jelas apakah sampah itu berasal dari pembuangan liar di sekitar bantaran sungai atau terbawa dari wilayah hulu saat debit air meningkat.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, mengaku pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lapangan.

Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menentukan langkah penanganan, termasuk upaya evakuasi sampah dari aliran sungai.

Menurut Bambang, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.

"Dengan adanya pembuangan sampah di sungai, kami berharap hal semacam ini bisa dihindari. Mari kita pastikan pencemaran tidak terjadi di sungai," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di permukiman maupun di kawasan perairan.

Kebersihan dan kelestarian sungai, lanjut Bambang, perlu dijaga secara konsisten untuk mencegah dampak yang lebih luas, seperti banjir, pencemaran, hingga gangguan kesehatan masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa tindakan membuang sampah sembarangan memiliki konsekuensi hukum.

"Para pelaku pembuang sampah di sungai bisa terkena punishment pidana dan denda lingkungan," tegasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved