Longsor Dua Hari Berturut-turut di Jalur Vital Penghubung Gunungkidul-Klaten

Rentetan longsor susulan terus terjadi di Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok BPBD Gunungkidul
Longsoran di Tanjakan Clongop, Gedangsari, Gunungkidul, Kamis (26/3/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Tebing di Tanjakan Clongop, Gedangsari mengalami longsor susulan pada 25-26 Maret 2026 akibat hujan deras, menutupi hingga 80 persen badan jalan dengan material batu dan tanah.
  • Arus kendaraan besar diberlakukan sistem buka-tutup, sementara sepeda motor masih bisa melintas.
  • BPBD Gunungkidul menetapkan kawasan ini sebagai titik rawan longsor dan meminta pengendara waspada, terutama saat hujan, mengingat jalur ini merupakan akses vital wisata dan ekonomi.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rentetan longsor susulan terus terjadi di Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul.

Longsoran susulan terbaru terjadi pada Kamis (26/3/2026) dini hari.

Material longsoran berupa batu bercampur tanah menutup sebagian besar badan jalan.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, arus lalu lintas kendaraan besar diberlakukan buka tutup.

Sementara material longsoran langsung dibersihkan dari badan jalan.

Dikutip dari Kompas.com, tanjakan Clongop yang menghubungkan wilayah Gunungkidul dengan Klaten ini sebelumnya mengalami longsor pada 3 Maret 2026 lalu.

Material longsoran menutupi jalan yang resmi dibuka pada Desember 2024 silam tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Winarta mengatakan longsor susulan di tanjakan Clongop berlangsung selama dua hari berturut-turut.

Pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, tebing di samping mengalami longsor hingga material menutupi sebagian badan jalan.

Petugas BPBD bersama tim gabungan kemudian langsung melaksanakan pembersihan material longsoran.

Batu yang semula berada di marka tengah jalan sudah berhasil dipindahkan ke pinggir.

Namun, longsor kembali terjadi pada Kamis (26/3/2026) dini hari.

 "Longsor kemarin sudah dilakukan penanganan, dan hari ini dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, terjadi longsor susulan," kata Edy saat dihubungi wartawan melalui telepon, Kamis (26/3/2026).

Edy mengatakan, longsor yang terjadi pada dini hari menyebabkan sekitar 80 persen badan jalan tertutup oleh batu dan tanah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved