Lebaran 2026

Libur Lebaran, Petugas Pelayanan Sampah di Sleman Tetap Disiagakan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman memastikan tidak ada kata libur untuk penanganan sampah selama masa Idul Fitri 1447 H.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Dok. Pemkab Sleman
SAMPAH - (Ilustrasi) Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengungkapkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan akan kedatangan lebih dari 8 juta pemudik. Di Sleman sendiri, pergerakan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun ini ditargetkan mencapai 250 hingga 400 ribu orang. 

 


TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman memastikan tidak ada kata libur untuk penanganan sampah selama masa Idul Fitri 1447 H.

Petugas kebersihan tetap disiagakan untuk mengantisipasi penumpukan volume sampah akibat tingginya aktivitas warga dan pemudik. Bahkan petugas tetap disiagakan untuk pembersihan sampah di lapangan Denggung dan sekitarnya pasca digunakan buat salat Id. 

"Pelayanan penanganan sampah tetap dilakukan, terutama pada hari H lebaran. Kami menugaskan petugas penyapu di area lapangan Dengung dan sekitarnya, pasca salat hari raya," kata Plt. Kepala DLH Sleman, Sugeng Riyanta, Kamis (19/3/2026). 

Selain pembersihan di area lapangan Denggung, UPTD Pelayanan Persampahan juga telah menyusun jadwal khusus untuk melakukan penyisiran sampah di titik-titik tertentu yang rawan penumpukan. 

Langkah evakuasi sampah akan langsung dilakukan oleh tim lapangan bilamana diperlukan agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

"Untuk penyisiran sampah pada hari libur lebaran, di titik-titik tertentu, UPTD Pelayanan Persampahan telah membuat jadwal untuk melakukan evakuasi sampah bilamana diperlukan," katanya. 

Penanganan sampah selama musim liburan ini menjadi penting. Utamanya di titik keramaian dan destinasi wisata untuk memberikan kenyamanan wisatawan yang datang. 

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengungkapkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan akan kedatangan lebih dari 8 juta pemudik.

Di Sleman sendiri, pergerakan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun ini ditargetkan mencapai 250 hingga 400 ribu orang.

"Tentu bagi kami ini menjadi keberuntungan karena meningkatkan pendapatan daerah dari sektor wisata, namun penataan lalu lintas dan pengelolaan sampah harus menjadi perhatian serius. DLH telah menyampaikan saat lebaran akan dilakukan pembersihan di beberapa titik, karena diperkirakan akan ada peningkatan volume sampah, maka ini harus diantisipasi," katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved