Dinkes Kulon Progo Laporkan 36 Suspek Campak, 1 Orang Positif

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit campak

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Dinkes Kulon Progo Laporkan 36 Suspek Campak, 1 Orang Positif 

Ringkasan Berita:
  • Dinkes Kulon Progo meningkatkan antisipasi terhadap lonjakan kasus campak melalui pemantauan rutin dan pemeriksaan sampel suspek ke laboratorium.
  • Dari 36 suspek yang diperiksa, terdapat 1 orang terkonfirmasi positif campak, sementara 4 sampel lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium.
  • Dinkes menggencarkan sosialisasi, memastikan kesediaan vaksin, serta menyiapkan fasilitas kesehatan sesuai arahan Surat Edaran Kemenkes.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit campak.

 Sebab kasus campak mengalami peningkatan yang cukup signifikan di sejumlah daerah.

Kepala Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih mengatakan pihaknya tengah melakukan pemantauan rutin terhadap kasus campak.

"Setiap ada Suspek diambil sampel dan dilakukan pemeriksaan ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DIY," katanya ditemui pada Selasa (10/03/2026).

Susilaningsih mengungkapkan ada 36 Suspek Campak yang dilaporkan dan sampelnya telah diambil untuk diperiksa.

Selain itu ditemukan pula 2 Suspek klinis yang tidak diambil sampelnya.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, terdapat hasil 1 orang yang dipastikan positif Campak.

Namun dipastikan tidak ada penularan oleh penderita Campak tersebut ke wilayah domisilinya.

"Lalu masih ada 4 sampel yang hasilnya belum keluar," ujar Susilaningsih.

Ia memastikan Dinkes Kulon Progo dalam kondisi siap untuk antisipasi dan penanganan Campak.

Baik dari sisi tenaga, fasilitas kesehatan, hingga sarana dan prasarana seperti obat-obatan hingga vaksin.

Susilaningsih mengatakan pihaknya saat ini menggencarkan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait pencegahan dan penanganan campak.

Masyarakat pun diimbau untuk ikut meningkatkan kewaspadaan.

"Sosialisasi kami lakukan lewat berbagai media hingga pertemuan langsung dengan masyarakat," jelasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved