BPKB Elektronik Mulai Berlaku di DIY, Cegah Pemalsuan Dokumen Kendaraan
Program E-BPKB yang diinisiasi Korlantas Polri sejak 17 Maret 2025 itu saat ini telah diaplikasikan di Ditlantas Polda DIY.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Subdit Regident Ditlantas Polda DIY telah melakukan penyempurnaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) melalui BPKB elektronik (E-BPKB).
- Program yang diinisiasi Korlantas Polri sejak 17 Maret 2025 itu telah diaplikasikan di Ditlantas Polda DIY.
- Tujuan E-BPKB ini salah satunya untuk mencegah pemalsuan BPKB sebagaimana banyak dijumpai beberapa transaksi jual beli kendaraan bekas.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Subdit Regident) Ditlantas Polda DIY telah melakukan penyempurnaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) melalui BPKB elektronik (E-BPKB).
Program yang diinisiasi Korlantas Polri sejak 17 Maret 2025 itu telah diaplikasikan di Ditlantas Polda DIY.
"Ini (E-BPKB) inisiasi dari Korlantas Polri, sekarang sudah dijalankan di DIY tetapi masih sebatas untuk roda empat, pembelian tahun ini," kata Kasi BPKB Subdiregident Ditlantas Polda DIY, Kompol Maryanto, Senin (9/3/2026).
Maryanto menyampaikan E-BPKB merupakan penyempurnaan BPKB konvensional.
Di dalamnya terdapat chip RFID untuk menyimpan data identitas dan kendaraan bermotor secara dinamis.
Untuk mengaplikasikannya, pemilik E-BPKB terlebih dahulu mengunduh aplikasi E-BPKB di Playstore maupun App Store.
Kemudian melakukan validasi data BPKB melalui smartphone dengan Near Field Communication (NFC).
Baca juga: Hati-hati Beli Mobil Bekas, Marak Modus BPKB Palsu dari Penggelapan Kendaraan Rental
Cegah Pemalsuan BPKB
Kompol Maryanto mengatakan tujuan E-BPKB ini salah satunya untuk mencegah pemalsuan BPKB sebagaimana banyak dijumpai beberapa transaksi jual beli kendaraan bekas.
Melalui E-BPKB calon pembeli kendaraan bekas bisa mengecek secara mandiri melalui chip pada buku fisik BPKB.
Chip tersebut terletak di balik fisik E-BPKB. Pemilik hanya cukup menempelkan ponsel yang disertai fitur NFC dengan chip E-BPKB.
Pada layar ponsel itu akan muncul informasi identitas dan data-data kendaraan bermotor.
"Jadi untuk mengarah pemalsuan itu kecil kemungkinan, karena bisa dicek langsung," tegasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang melakukan jual beli kendaraan bermotor bekas, ke depannya bisa memastikan keabsahan BPKB.
Mengenal e-BPKB
melansir dari kompas.com, Korlantas Polri mulai menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik atau e-BPKB sejak Maret 2025.
| 12 Tuntutan Forum BEM DIY: Hentikan Represi, Tarik TNI ke Barak, Pendidikan gratis hingga Kritik MBG |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Kamis 21 Mei 2026 Pukul 18.00 WIB |
|
|---|
| Beban Sandwich Generation di Kota Yogyakarta Berat, Pemkot Siapkan 'Bekal' Khusus |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Kamis 21 Mei 2026 Pukul 12.00 WIB |
|
|---|
| KKB Pimpinan Kopitua Heluka Bantai 8 Pendulang Emas di Korowai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/E-BPKB.jpg)