Pertamina Jamin Pasokan BBM di DIY dan Jateng Aman Selama Ramadan hingga Idulfitri 2026

Stok BBM di DIY dan Jawa Tengah untuk bulan Ramadan dan Idulfitri sudah disiapkan jauh hari sebelum perang Israel dan Amerika Serikat - Iran. 

Tayang:
Tribunjogja.com/Christi Mahatma Wardhani
ISI BBM - Kendaraan mengantre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Sleman. 

Ringkasan Berita:
  • Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di DIY dan Jawa Tengah selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 aman
  • Stok BBM di DIY dan Jawa Tengah untuk bulan Ramadan dan Idulfitri sudah disiapkan jauh hari sebelum perang Israel dan Amerika Serikat - Iran.
  • Pertamina pun terus memastikan stok BBM selalu bisa memenuhi 20 kali lipat konsumsi normal.
 

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di DIY dan Jawa Tengah selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 aman, meski terjadi konflik bersenjata di Timur Tengah. 

Hal itu ditegaskan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan.

Taufiq mengatakan stok BBM di DIY dan Jawa Tengah untuk bulan Ramadan dan Idulfitri sudah disiapkan jauh hari sebelum perang Israel dan Amerika Serikat - Iran. 

"Kita jamin pasokannya aman," katanya, Kamis (5/3/2026).

Ia menerangkan cara menafsirkan pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang menyatakan stok BBM hanya 20 hari bukan berarti tidak ada stok lagi setelah 20 hari.

Stok 20 Kali Lipat

Taufiq mengklaim stok yang tersedia dalam satu hari mampu memenuhi 20 kali lipat konsumsi BBM normal. 

Apabila terjadi lonjakan konsumsi, bahkan hingga 20 kali lipat, Pertamina masih bisa mencukupi.

Pihaknya pun terus memastikan stok BBM selalu bisa memenuhi 20 kali lipat konsumsi normal.

"Stok hari ini bisa tahan untuk 20 kali lipat konsumsi normal. Misalnya konsumsi di Jogja itu 10, kemudian stoknya 200, berarti konsumsi 20 kali lipat pun kita bisa menanggulangi. Karena stoknya ada 20 kali lipat," terangnya.

"Hari besok, kan barang keluar masuk, ya pasti kita  jaga 20 kali lipat lagi, seterusnya sampai dengan Desember," sambungnya.

Terkait dengan kebutuhan dan perkiraan lonjakan konsumsi energi saat Idulfitri 2026, pihaknya akan menyampaikan informasi lebih lanjut.

"Kemudian nanti mungkin perihal Lebaran, kami mungkin akan menyampaikan tersendiri dalam press con (konferensi pers). Dan kita jamin pasokan energi selama Ramadan sampai Lebaran aman," imbuhnya. 

Baca juga: Pengamat UGM Ragukan Klaim Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional: Tidak Cukup untuk 20 Hari

Presiden Gelar Rapat Terbatas

Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Istana Presiden Jakarta, Senin (2/3/2026) lalu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved