Dampak Cuaca, Harga Mayoritas Sayur di Kota Yogya Naik hingga 80 Persen
Cuaca buruk yang mengganggu ketersediaan pasokan memicu lonjakan harga hingga 80 persen pada mayoritas komoditas sayur-mayur di Pasar Beringharjo
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Fenomena pasar yang sepi menjadi keluhan kolektif di tengah bulan yang seharusnya menjadi puncak konsumsi masyarakat.
"Waktu puasa hari pertama, dua, tiga, meningkat. Sekarang udah menurun. Drastis bahkan. Mana-mana pasar sekota itu ngeluhnya sama. Sepi," ungkapnya.
Terkait prediksi harga menjelang Lebaran, para pedagang bersikap realistis dengan memantau situasi dan kondisi di lapangan.
Biasanya, kenaikan harga kembali terjadi pada H-3 Idul Fitri. Namun, Ida mencatat bahwa pola tersebut tidak selalu terjadi secara absolut, sangat bergantung pada faktor cuaca dan stok.
Ia mengenang kondisi tahun lalu di mana cuaca kemarau justru membuat harga cenderung stabil dan bahkan menurun selama pertengahan hingga akhir Ramadan.
"Lihat sikon. Lihat cuaca juga. Kalau tahun kemarin kan nggak hujan ya, kemarau ya. Jadinya nggak ada kenaikan malah. Biasa, standar. Dari harga puasa pertama sampai puasa ke-7 turun, turun terus sampai puasa ke-15. Puasa keberapa naik dua hari, turun lagi. Malah habis Lebaran, naik," kenang Ida.
| Kota Yogyakarta Alami Deflasi Tipis 0,01 Persen pada April 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Senin 4 Mei 2026, Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah DIY Hari Ini |
|
|---|
| Pemkot Yogya dan Pamella Kolaborasi Bedah Rumah Warga, Hasto Wardoyo Tekankan Gotong Royong |
|
|---|
| Antisipasi Cuaca Ekstrem Pancaroba, BPBD DIY Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat hingga 15 Mei |
|
|---|
| Bus Wisata Dilarang Masuk, Pemkot Yogya Siapkan Pangkalan Becak dan Andong di TKP Senopati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pedagang-sayuran-di-Pasar-Beringharjo-Kota-Yogyakarta-melayani-pembeli-Kamis-2622026.jpg)