Masa Depan Jembatan Kewek Jogja Mulai Tergambar
Wajah masa depan Jembatan Kewek Kota Yogyakarta sepertinya sudah mulai tergambar.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Saat ini, wajah masa depan Jembatan Kewek Kota Yogyakarta sepertinya sudah mulai tergambar.
- Progres positif tampak dari rencana revitalisasi Jembatan Kewek yang menjadi salah satu urat nadi menuju kawasan Malioboro Jogja.
- Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) tengah mengejar pemenuhan readiness criteria (RC).
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wajah masa depan Jembatan Kewek Kota Yogyakarta sepertinya sudah mulai tergambar.
Perkembangan positif tampak dari rencana revitalisasi Jembatan Kewek yang menjadi salah satu urat nadi menuju kawasan Malioboro Jogja.
Saat ini, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) tengah mengejar pemenuhan readiness criteria (RC).
Langkah tersebut untuk memastikan bahwa proyek strategis itu dapat berjalan lancar mulai April 2026 nanti.
Bahkan, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Hasri Nilam Baswari menyebut bahwa dokumen Detailed Engineering Design (DED) untuk Jembatan Kewek sudah masuk tahap finalisasi.
Menurut kajian, hasil uji tanah yang dilakukan beberapa waktu lalu mengonfirmasi bahwa kondisi struktur tanah di lokasi tersebut sesuai dengan perencanaan awal.
"Uji tanah itu untuk mengonfirmasi ulang nilai kedalaman tanah keras, dan hasilnya hampir sama dengan data sebelumnya. Berarti tidak ada kendala, DED juga sudah finalisasi," ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Lebih lanjut, Nilam menjelaskan, meski pembangunan struktur utama jembatan dibiayai penuh APBN, ada beberapa bagian proyek yang menerapkan skema cost-sharing melibatkan APBD Kota Yogyakarta.
Menurut rencana, anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat akan difokuskan untuk pembangunan fisik dan penataan taman di sisi samping jembatan.
Sedangkan, Pemkot Yogyakarta melalui alokasi APBD bakal mengambil peran dalam penataan trotoar atau jalur pedestrian di sekitarnya.
Perubahan besar Jembatan Kewek
Satu hal yang dipastikan akan berubah besar adalah kenyamanan pejalan kaki, di mana pihaknya berencana memperlebar pedestrian sepanjang Jembatan Kewek.
"Untuk trotoarnya rencananya kami lebarkan sampai 2 meter. Kalau sekarang kan 1,3 meter ya, nanti kurang lebih 1,5 sampai 2 meter, tergantung kondisi, biar pejalan kaki lebih nyaman," cetusnya.
Ia memandang, keberadaan Tempat Khusus Parkir (TKP) di lahan eks Menara Kopi, Kotabaru, membuat peran pedestrian Jembatan Kewek semakin krusial.
Dengan pedestrian yang lebih lebar, wisatawan yang singgah di kantong parkir tersebut semakin leluasa mengakses Malioboro dengan berjalan kaki.
| Peringati Harlah ke-80 di Jogja, Muslimat NU Surati PBB Desak Penghentian Perang Global |
|
|---|
| Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Yogya Subagyo Berpulang, Momen Haru Warnai Penghormatan Terakhir |
|
|---|
| Mau Wedding Intimate di Jogja? ARTOTEL Suites Bianti Tawarkan Paket Mulai Rp40 Jutaan |
|
|---|
| Isu Harga Tiket Pesawat Naik, Pergerakan Penumpang di YIA Kulon Progo Diklaim Masih Normal |
|
|---|
| PSS Sleman Kalah dari Barito Putera, Perebutan Tiket Promosi ke Super League Kian Ketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dishub-Kota-Yogya-tutup-jalan-Jembatan-Kewek.jpg)