Ramadan 2026
Cara Tukar Uang Baru BI untuk THR Idul Fitri 2026
Berikut dua cara menukar uang di Bank Indonesia (BI) untuk keperluan tunjangan hari raya (THR) Lebaran Idul Fitri 2026.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Berikut dua cara menukar uang di Bank Indonesia (BI) untuk keperluan tunjangan hari raya (THR) Lebaran Idul Fitri 2026.
1. Lewat website PINTAR
• Kunjungi website resmi PINTAR BI melalui pintar.bi.go.id.
• Pilih menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
• Pilih “Provinsi” dan klik “Lihat Lokasi”.
• Lengkapi data pemesanan sesuai identitas diri seperti nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon dan email aktif.
• Klik “Lanjutkan”.
• Tentukan jumlah uang yang ingin ditukarkan sesuai ketentuan, kemudian klik “Konfirmasi Pesanan”.
• Selesaikan pemesanan hingga muncul bukti, kemudian unduh bukti pemesanan yang dikirimkan ke e-mail.
• Datangi lokasi kas keliling sesuai jadwal yang tertera pada bukti pemesanan.
• Tunjukkan KTP dan bukti pemesanan kepada petugas di lokasi.
• Serahkan uang lama dan lakukan penukaran sesuai pemesanan.
2. Lewat kantor cabang
• Siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), buku tabungan, kartu ATM dan uang yang akan ditukar.
• Datang ke kantor cabang bank yang menyediakan layanan penukaran uang.
• Sampaikan tujuan kedatangan kepada petugas.
• Ambil nomor antrean dan ikuti petunjuk dari petugas.
• Lakukan penukaran uang kepada teller.
• Teller akan memproses penukaran uang sesuai nominal yang diberikan.
Syarat penukaran uang rupiah melalui kas keliling:
• Mengutip laman resmi BI, berikut syarat dan jadwal layanan penukaran uang baru:
• Penukaran hanya dapat dilakukan pada tanggal, lokasi dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan.
• Penukar wajib menunjukkan bukti pemesanan layanan penukaran kas keliling dalam bentuk digital/cetak.
• Penukar yang akan melakukan penukaran uang rupiah melalui kas keliling harus membawa uang Rupiah dalam jumlah nominal yang pas.
• Uang dirapikan, tidak dilipat, dicoret, di staples, dibasahi atau diremas.
• Bank Indonesia memberikan penggantian kepada masyarakat yang melakukan penukaran uang dengan nilai nominal sama dengan uang Rupiah yang ditukarkan.
• Penggantian terhadap uang Rupiah diberikan sepanjang ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya.
Jadwal penukaran uang BI:
1. Jadwal pemesanan
Pulau Jawa: 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis.
Luar Pulau Jawa: 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis.
2. Jadwal penukaran
Berlangsung pada 28 Februari hingga 15 Maret 2026 di lokasi kas keliling yang telah ditentukan.
Penukaran Uang Baru di Kauman Diserbu
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bertajuk Serambi (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) di halaman Masjid Gedhe Kauman, Kota Yogyakarta, Senin (23/2/2026).
Program ini mulai dioperasikan dengan mewajibkan masyarakat mengakses sistem pemesanan daring via aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR).
Serambi, telah dibuka untuk pertama kalinya dengan mengalokasikan kuota harian yang terukur untuk menjaga stabilitas ketersediaan uang tunai.
Menurut Kepala BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, integrasi sistem digital ini didesain semata-mata untuk memfasilitasi kebutuhan kultural masyarakat menjelang hari raya.
"Jadi ini hari pertama ya, untuk Serambi. Kita di Kauman ini ada 300 paket, ya," kata Sri Darmadi.
"Jadi pada saat ini kita sudah melihat beberapa masyarakat yang telah menggunakan aplikasi PINTAR dalam rangka melakukan penukaran untuk menyambut hari besar keagamaan Idulfitri.
"Jadi ini tentu dalam rangka memberikan kemudahan melayani masyarakat menukarkan uang, di mana biasanya tentu masyarakat pada saat hari Lebaran nanti akan memberikan uang ini kepada sanak saudara.
Terkait jaminan ketersediaan pasokan selama periode layanan berlangsung, ia menambahkan:
"Ya, selama periode penukaran kita akan menyiapkan sesuai paket dan dengan rincian yang saya kira nanti di rilis kita kemarin sudah kita sampaikan ke teman-teman ya, detailnya, ya. Nanti bisa dilihat di sana."
Namun, di tingkat akar rumput, tingginya animo masyarakat berbanding lurus dengan tantangan dalam mengakses platform pendaftaran daring.
Keterbatasan kuota membuat warga harus bersaing cepat mendapatkan slot penukaran.
Yuni, warga asal Pleret, Bantul, menceritakan motivasinya untuk menukar uang lebih awal didasari oleh pengalaman pada tahun sebelumnya terkait kapasitas server.
"Ya, soalnya tahun-tahun sebelumnya itu lumayan susah ya nge-war-nya itu," ungkapnya.
“Entah itu website-nya down, makanya ini pas periode pertama dibuka, saya langsung nge-war.
“Walaupun memang susah juga, cuma ini dapat juga akhirnya. Jadi mending di awal sih, daripada nanti mendekati mepet-mepet malah enggak kebagian gitu.
Proses pendaftaran tersebut menuntut tingkat kesabaran ekstra karena sistem memberlakukan antrean virtual yang rentan fluktuatif.
"Itu antre dulu. Jadi kita antre dulu, buat memesannya itu antre dulu. Pokoknya antreannya itu kadang di-refresh aja balik lagi ke awal lagi.
“Banyak dramanya pokoknya, tapi alhamdulillah bisa dapat," keluh Yuni.
Ia pun mengonfirmasi bahwa kepemilikan slot daring adalah syarat mutlak sebelum datang ke lokasi, "Iya, harus daftar dulu, harus antre juga di website-nya itu."
Melalui sistem tersebut, Yuni berhasil membawa pulang sejumlah uang baru.
"Ini Rp 2,8 juta. Untuk nominal 50 ribunya saya enggak menukar," rincinya.
Uang baru tersebut dialokasikan secara khusus untuk merawat tradisi keluarga.
"Biasa, buat keponakan tercinta dan anak-anak kecil di sekitar," ujarnya.
"Enggak sering juga sih, cuma kalau bisa ya tiap tahun menukar gitu. Tahun ini dapat, tahun kemarin gagal. Alhamdulillah tahun ini dapat di periode pertama," tambahnya.
Di sisi lain, pengalaman pendaftaran yang jauh lebih mulus dialami oleh warga lainnya, Prasidananto.
Baginya, sistem pendaftaran melalui platform digital justru menawarkan kepraktisan prosedural tanpa kendala teknis yang berarti. "Online, gampang sih. Enak, bisa diikuti, petunjuknya jelas, terus praktis juga," sebutnya.
"Ini Rp 2,5 juta saja, tukar pecahan Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000. Iya, untuk keluarga ini, keluarga besar," katanya.
Bagi Prasidananto, menukarkan uang baru telah menjadi agenda rutinnya menjelang Lebaran.
"Iya, setiap tahun. Setiap tahun rutin. Sudah tiga kali ini sebenarnya," kata dia.
Ia turut menekankan rasionalitasnya untuk menukar uang sejak jauh hari guna menghindari eskalasi kepadatan menjelang cuti bersama.
"Tujuan utamanya biar enggak buru-buru sih sebenarnya. Biar nanti jaga-jaga antreannya biar sepi. Enggak buru-buru, biar lega gitu aja," jelasnya.
| Jadwal Buka Puasa Bantul DI Yogyakarta Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Sleman DI Yogyakarta Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Jogja DI Yogyakarta Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Sleman DI Yogyakarta Hari Ini, Kamis 19 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Gunungkidul DI Yogyakarta Hari Ini, Kamis 19 Maret 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Berburu-Rupiah-Baru-di-Kauman-Ratusan-Warga-Rela-Antre-Sejak-Pagi-demi-Lebaran.jpg)